150 Guru Pengguna Ijazah Palsu Sucipto Diperiksa Polisi

|

Ijazah palsu yang diamankan polisi (Foto: Nurul/okezone)

150 Guru Pengguna Ijazah Palsu Sucipto Diperiksa Polisi

SURABAYA- Polisi mendalami kasus ijazah palsu yang dibuat Sucipto (41). Setidaknya, polisi sudah memanggil 150 pengguna ijazah palsu yang sebagian besar merupakan guru.

"Saat ini, penyidik Polda Jatim telah mengidentifikasi 150 pengguna ijazah palsu. Mereka inilah yang diduga memanfaatkan jasa Sucipto, kendati tahu bahwa ijazah tersebut ilegal," kata Kasubdit Penmas Polda Jatim, AKBP Suhartoyo, kepada Wartawan di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (4/7/2012).

Dia menjelaskan, terungkapnya 150 pengguna ijasah palsu ini berdasarkan pengakuan Sucipto saat diperiksa penyidik Unit II HAKI Subdit Ekonomi Ditreskrimsus Polda Jatim. Suhartoyo tidak menyebut 150 orang tersebut secara detil.

Namun demikian, Suhartoyo mengatakan, mereka adalah para guru yang tersebar di beberapa daerah, seperti Bojonegoro, Blitar, Probolinggo, dan Malang. Meski sudah menjalani pemeriksaan, namun polisi belum menetapkan tersangka baru atas kasus ijazah palsu ini. Alasannya, polisi masih mendalami keterlibatan serta unsur pidana 150 pengguna ijazah palsu itu.

"Polisi masih melihat sejauh mana penggunaan ijazah palsu itu. Setelah itu baru bisa disimpulkan apakah mereka bisa menjadi tersangka atau tidak. Nanti akan kami informasikan lagi," tukas Suhartoyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ijazah palsu ini polisi menangkap Sucipto warga Jalan Hasanuddin, Malang. Mantan Dosen di salah satau perguruan tinggi swasta di Surabaya itu memulai bisnis Ijazah Palsu sejak 2007.

Dari pengakuan Sucipto telah mencetak 1.600 Ijazah. Rincinya, 62 persen (ijazah akta 4), 31 persen (S1), 4 persen (S2), dan 1 persen (S3).

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Putra Din Syamsuddin Lulus dari UPH