POLHUKAM

"Karir Anas Sudah Tamat"

Jum'at, 06 Juli 2012 06:00 wib
Susi Fatimah - Okezone
Foto: (dok okezone) Foto: (dok okezone)

JAKARTA -  Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Melani Leimena Suharli mengatakan bila terbukti tidak bersalah dalam kasus korupsi pembangunan sport center Hambalang, maka Anas Urbaningrum berpeluang mencalonkan diri sebagai presiden pada 2014 mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Iberamsjah sangat tidak sepakat dengan pernyataan tersebut. Menurutnya, karir Anas saat ini sudah tamat. Hal itu karena Anas sudah beberapa kali dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi.

"Anas itu sudah tamat (karir politiknya), sudah kalap. Tidak mengaku ini itu, berbohong terus. Masyarakat juga tahu Anas itu berbohong," ujar Iberamsjah kepada Okezone, Kamis (5/7/2012).

Saat ini, sambungnya, publik sebagai pengadilan rakyat sudah bisa melihat sosok Anas yang sebenarnya sejak kasus tersebut bergulir dan ditangani oleh KPK. "Saya yakin dia terbukti. Persoalannya sekarang KPK secepatnya umumkan Anas sebagai tersangka dan persoalan selesai," tuturnya.

Proyek Hambalang diduga beraroma korupsi pertama kali dibeberkan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin. Diproyek tersebut, kata Nazar, terdapat kejanggalan pembangunan senilai lebih dari Rp1,5 Triliun. Menurut Nazaruddin, Anas terlibat antara lain, di pengadaan sertifikat tanah Hambalang.

Anas sudah pernah diperiksa KPK soal Hambalang, pada Rabu pekan lalu. Anas membantah pernah memerintahkan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat Ignatius Mulyono, untuk mengurus sertifikat tanah Hambalang, Jawa Barat. "Saya tidak pernah perintahkan Ignatius Mulyono mengurus sertifikat," kata Anas di pelataran Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012).

Anas juga membantah jika disebut mengetahui proyek Hambalang. "Apakah saya tahu soal Hambalang, saya jelaskan, saya tidak tahu apa dan bagaimana proyek Hambalang," tegas Anas.

KPK mulai menyelidiki dugaan korupsi tersebut, sejak Agustus 2011 lalu. KPK sendiri hingga kini sudah empat kali mengekspos Hambalang. Namun, belum ada tanda-tanda status kasus Hambalang akan beranjak dari status penyelidikan. Dalam menyelidiki Hambalang, KPK sudah memeriksa lebih dari 50 orang yang disebut-sebut mengetahui, mendengar, atau melihat dugaan penyimpangan proyek. KPK telah memeriksa, antara lain, pejabat di Kementerian Pekerjaan Umum dan konsultan proyek dan Muhammad Nazaruddin.
(sus)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
  • Rico » 0 Tanggapan
    Aneh orang belum terbukti tersangka, tpi sudah dituduh tersangka.. Bahaya ni..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Rico » 0 Tanggapan
    Aneh orang belum terbukti tersangka, tpi sudah dituduh tersangka.. Bahaya ni..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Irwan Taher » 0 Tanggapan
    Maaf, bukan menghina, tapi ini kenyataan. Anas dulu beli motor aja gak mampu, kok cuma duduk sebentar jadi Ketum Demokrat bisa punya rumah mewah, mobil mewah, harta milyaran, itu belum termasuk tanah dan kebunnya ! Sedangkan usaha gak ada.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anti anas » 0 Tanggapan
    jlas nhe kronix anas....!! kyakx sdh ada temanx anas yg siap d gantung d monas, hey suhardi salam jari tengah.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • indonesia asli » 0 Tanggapan
    betul tuh boss... aku dukung 100%... dan aku jamin dlm tempo 24 jam masalah korupsi di negri ini pasti beres....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Joko » 0 Tanggapan
    g usah ikiut2an bela...kroninya anas ya...luh gua gantung juga tu di monas
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sholeh al khas » 0 Tanggapan
    Hanya anas & A***H S*T ,Yg tw dia salah ato tidak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • indische partij » 0 Tanggapan
    gantung anas di monas !
    Beri Tanggapan Laporkan
  • indische partij » 0 Tanggapan
    gantung anas di monas ! OK !
    Beri Tanggapan Laporkan
  • eko » 1 Tanggapan
    Andai uya kuya boleh membantu kejaksaan dan disiarkan langsung TV , mungkin segera terungkap semua koruptor2 negeri ini. Karena dengan cepat akan mengaku dengan ikhlas.
    • indonesia asli
      betul tuh boss... aku dukung 100%... dan aku jamin dlm tempo 24 jam masalah korupsi di negri ini pasti beres....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Anne Kira2 » 0 Tanggapan
    Aneh, partai yang satu ini ngk membela anggota partainya sendiri (baca: ketua partai). Padahal waktu kasus Century semuanya saling membela, apakah ini memang tanda2 si "Anas" ngk disuka sama "Pentolan Partai", jika memang ngk suka ya mendingan ngomong langsung saja ngk usa pakai lama2. Sekalian aja jor2 an semuanya biar pada tau, btw ini seperti pepatah "abis manis sepah dibuang"
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »