400 Tim Siap Unjuk Gigi di Pimnas

Logo Pimnas ke-25 (ist.)

400 Tim Siap Unjuk Gigi di Pimnas
JAKARTA - Awal pekan depan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan menjamu ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia dalam helatan tahunan, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Tahun ini, 400 tim dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta di Nusantara akan unjuk gigi dengan berbagai inovasi mereka.

Pimnas yang telah memasuki kali ke-25 penyelenggaraannya ini merupakan hajat rutin Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen DIkti Kemdikbud). Pada 9-13 Juli 2012, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) terpilih dari tiap kampus diberi kesempatan mempresentasikan hasil penelitian dan kreativitas mereka. Kali ini, Pimnas mengusung tema "Budaya Inovasi Membangun Karakter Bangsa Mandiri".

Seperti disitat dari situs Ditjen Dikti Kemendikbud, Kamis (5/7/2012), Pimnas memang dirancang untuk meningkatkan kreativitas dan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sekaligus mengembangkan wawasan serta kedewasaan akademik mahasiswa. Ajang ini juga melatih kemampuan komunikasi dan tata krama ilmiah mahasiswa sebagai anak bangsa terdidik. Tidak hanya itu, karena bersifat lomba, maka mahasiswa pun akan dibiasakan dengan iklim kompetitif dan objektif di lingkungan perguruan tinggi.

"Kegiatan ini akan memupuk minat mahasiswa untuk membuat karya-karya ilmiah untuk mengangkat citra perguruan tinggi maupun daerahnya," ujar Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso.

Rektor UMY Dasron Hamid mengaku bangga, kampus yang dipimpinnya ditunjuk menjadi tuan rumah puncak kompetisi ilmiah mahasiswa Indonesia ini.

Pimnas XXV yang  mengambil tema ini akan diikuti 400 tim dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta. "Mahasiswa sebagai aset bangsa memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan secara dini digali kreativitasnya sebagai calon penerus dan pemimpin bangsa," ujar Dasron. (rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bantuan PBB untuk Suriah Tertahan Perang di Kobani