V-Yu, Robot Ayu Pembawa Kemenangan

Foto : ITS

V-Yu, Robot Ayu Pembawa Kemenangan
JAKARTA - Dalam kompetisi robotik bergensi, Kontes Robot Nasional (KRN) 2012 yang dihelat beberapa waktu lalu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyandang predikat juara umum. Salah satu robot yang menyumbangkan prestasi adalah V-Yu pada kategori Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI).

V-Yu didapuk sebagai juara pertama dalam KRSI. Namun, prestasi yang diraih tim yang terdiri dari Ach Hadi Dahlan, Kiki Windasari, dan Muhammad Hablul Barri ini tidak diperoleh begitu saja, melainkan melalui perjuangan panjang selama satu tahun.

Sang ketua Ach Hadi Dahlan menyebut, untuk memaksimalkan kinerja setiap anggota tim, maka tiap anggota diberi job desk sesuai dengan keahlian masing-masing. Hadi menangani masalah controller, Kiki Windasari berkutat dengan desain robot, dan Muhammad Hablul Barri bertanggung jawab untuk permasalahan teknis robot.

Hadi menambahkan, walaupun sudah disusun sedemikian rupa, masih terjadi banyak kendala di tengah perjalanan. Dari segi teknis, kendala terjadi mulai dari kesulitan robot untuk berdiri, hingga ukuran robot yang kurang proporsional. ''Pada saat demo terakhir V-Yu masih sering jatuh-jatuh,'' kata Hadi, seperti dilansir dari ITS Online, Jumat (6/7/2012).

Tidak hanya itu, beberapa kali mereka juga sempat mengganti motor servo. Sebab, pada prediksi awal V-Yu hanya membutuhkan 19 servo. Namun setelah dilakukan percobaan, hasilnya kurang memuaskan dan dua servo pun harus ditambahkan lagi.

Sementara itu, dari segi desain, perubahan bentuk V-Yu otomatis mengubah desain kostumnya. Hal ini menjadi problem tersendiri bagi Kiki. Pasalnya, untuk membuat ulang kostum V-Yu tidaklah mudah. ''Kami kesulitan mencari penjahit yang mau membuatkan baju untuk robot sekecil ini,'' ujar Kiki.

Akhirnya, kostum V-Yu yang dibuatkan oleh penjahit hanya sebatas baju dan celana. Untuk bagian lainnya, mereka selesaikan dengan tangan sendiri. ''Saya sendiri yang membuat penutup kepala V-Yu,'' ungkapnya.

Untungnya, berbagai jerih payah tersebut akhirnya terbayar manis ketika V-Yu dapat tampil dengan maksimal. Kendala-kendala yang terjadi dapat diminimalisasi V-Yu pun tampil dengan stabil. ''Selama Kontes, V-Yu tidak terjatuh sama sekali,'' paparnya.

Bahkan, penampilan V-Yu selama kontes dapat dikatakan yang paling indah dan artistik. Pasalnya, gerakan robot mahasiswa ITS tersebut halus dan tidak patah-patah. Selain itu, V-Yu juga dapat melakukan beberapa gerakan unik yang tidak dapat dilakukan robot tim lain. ''V-Yu dapat berjalan sambil bergoyang,'' tukas Hadi.

Penampilan ini, akhirnya mengantarkan V-Yu hingga ke babak grand final dan menjadi juara umum untuk kategori KRSI. Hasil ini sesuai dengan harapan yang terkandung dalam filosofi nama V-Yu sendiri yaitu kemenangan yang indah. ''V artinya victory (kemenangan) dan Yu artinya ayu,'' katanya menjelaskan.

Hadi berharap, regenerasi kontingen ITS untuk kategori KRSI tahun depan dapat merancang robot yang lebih baik dari pada V-Yu. Baik dari segi bentuk humanoid maupun gerakan. ''Semoga dapat lebih mirip manusia dan gerakannya lebih bebas,'' pungkas Hadi.(mrg) (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Video Mesum Resahkan Warga Prabumulih