Disperindag Jabar Akan Panggil Pengusaha Ayam

Demo pedagang ayam di Gedung Sate (Foto: Iman H/okezone)

Demo pedagang ayam di Gedung Sate (Foto: Iman H/okezone)

BANDUNG- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Ferry Sofwan, akan memanggil para pengusaha/peternak anak ayam (DOC) pada Selasa 17 Juli mendatang. Ini terkait dengan tingginya harga ayam yang dipatok.

"Kita akan undang bagaimana dan kenapa DOC bisa mahal. Selasa pekan depan akan ada pertemuan gabungan pengusaha termasuk dengan Komisi B (DPRD Jabar)," kata Ferry di Bandung, Jumat (13/7/2012).

Dia berjanji, DPRD dan Pemprov Jabar akan konsen untuk membahas persoalan ayam ini. Namun, masalahnya bukan di hilir (harga) tetapi dari hulunya yakni yang menetakan harga.

"Ya enggak mungkin ujug-ujug dari harga, kita bahas dari belakang dulu (dari peternak)," katanya.

Dia menuturkan, pada Kamis 12 Juli kemarin ada pertemuan dengan Persatuan Pasar dan Warung Tradisional (Pesat) Jawa Barat dengan Komisi B DPRD Jabar dan Disperindag Jabar.

Pesat Jabar, kata Ferry, meminta pemerintah untuk melihat harga ayam dari berbagai sisi, meliputi DOC, vaksin, pakan, operasional, kematian DOC, dan lainnya. Dari berbagai komponen tersebut, maka harga ayam mencapai Rp32.000 di pengecer.

Dalam pertemuan itu, lanjut Ferry, Komisi B sudah menyampaikan supaya ada keseimbangkan keuntungan antara perternak dengan pedagang ayam.

"Jangan sampai pedagang yang menjual dalam waktu satu sampai tiga hari dengan untung yang besar. Jadi harus ada keseimbangan keuntungan," katanya.

Ferry berharap, dalam pertemuan dengan peternak nani ada kesepakatan untuk menyeimbangkan keuntungan. "Sehingga harapannya harga jual tidak mahal di pengecer," katanya.

Lanjutnya, saat ini harga DOC mencapai Rp6 ribu. Dia khawatir, menjelang lebaran harga DOC makin melambung. Untuk itu, pertemuan dengan pengusaha/peternak DOC nanti, bisa dihasilkan jalan keluarnya.

Sebelumnya diberitakan, Pesat Jabar yang menghimpun para pedagang ayam menyerukan mogok jualan sebelum adanya penurunan harga ayam dari pengusaha/peternak. Aksi mogok dilakukan dua hari, yakni Kamis dan Jumat ini.

(kem)
breaking news x