Negara Tak Boleh Dikalahkan oleh Anarkisme

|
MALANG - Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang, mengatakan, keberagaman dan kemajemukan merupakan salah satu nilai luhur dan mendasar yang mengikat warga sebuah bangsa.
 
Menurut sunyo, falsafah dan ideologi nasional bangsa, Pancasila, lahir dari cita-cita dan kehendak para pendiri bangsa untuk mempersatukan sekaligus mempertahankan keberagaman.

“Karena itu, negara tidak boleh kalah oleh anarkisme dan tindak kekerasan yang mengancam kemajemukan,” ujar Sarundajang dalam orasinya saat menerima gelar doktor honoris causa di Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim, Malang, Minggu (15/7/2012).

Orasi ilmiah itu disampaikan di hadapan senat universitas dan para promotor, seperti Frans Magnis Suseno, Muhaimin, dan Amin Abdullah. Turut hadir Nasarudin Umar, Pratikno, mantan Panglima Laskar Jihad Djafar Umar Thalib, Kakanwil Agama Maluku Mohammad Atammimi, dan sejumlah tokoh lintas agama.

”Kegagalan para pemimpin dalam merawat dan mengelola kemajemukan atau keberagaman hampir dipastikan akan menjadi malapetaka bagi masyarakat,” urai Sarundajang.

Persoalan besar dan serius sekaligus tantangan dewasa ini, lanjut Sarundajang, yakni bagaimana agar keberagaman dan perbedaan asal-usul seperti agama, etnis, golongan, ras, dan daerah, tidak menjadi sumber konflik yang mengancam kehidupan kolektif sebagai bangsa.

Sarundajang pun merujuk pada pengalaman pribadi saat mendamaikan Maluku saat konflik. ”Hanya saja, masyarakat kita menunggu uluran tangan para pemimpinnya. Mereka bukan hanya ingin disapa dan didengar, melainkan juga ingin diajak bicara dan berdialog mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi. Mereka, yakni masyarakat kita di daerah-daerah, pada dasarnya memiliki sistem nilai dan cara sendiri untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang diwariskan secara turun-temurun oleh komunitas yang bersangkutan,” ujar Sarundajang.
(ton)

berita terkait

foto & video lainnya

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Cinky, Anak Yatim Peraih IPK Sempurna (1)