UGM 'Usir' Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran 'Bermasalah'

|

Ilustrasi : Corbis

UGM 'Usir' Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran 'Bermasalah'

YOGYAKARTA - Pihak Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta angkat bicara terkait 'joki' yang beroperasi saat ujian masuk pada Jumat 13 Juli. Kampus tidak akan menerima seluruh calon mahasiswa yang diamankan Jajaran Polres Sleman terkait kecurangan saat ujian masuk yang dilaksanakan pada hari pertama itu.

"Kami pastikan 52 nama peserta tidak lulus. Kami mencatat ada 52 peserta bukan 43 nama," tegas Direktur Administrasi Akademik UGM Yogyakarta, Budi Prasetyo Widyobroto saat dikonfirmasi, kemarin.

Perbedaan jumlah peserta ujian dari pihak kampus UGM dengan data di kepolisian karena sebagian peserta kabur saat diserahkan ke polisi. "Kami sudah data identitas peserta yang melakukan kecurangan untuk dijadikan bahan evaluasi dengan rektor," katanya menjelaskan.

Budi menyampaikan, seleksi kelas internasional masuk Fakultas Kedokteran itu dilakukan dua hari, dimulai Jumat 13 Juli dan Sabtu 14 Juli. Ke-52 peserta itu hanya ikut beberapa tes dan tidak meneruskan pada ujian selanjutnya. "Kita tidak bisa berikan toleransi, apalagi meluluskannya," ungkap Budi.

Dia menambahkan, penangkapan itu bermula dari laporan pihak pengawas ujian. Mereka curiga sejumlah peserta memakai jam tangan mirip monitor kecil. Dari situ, pihak kampus melakukan koordinasi dan berhasil menjaring para peserta yang terindikasi curang tersebut.

Sebagaimana diketahui, polisi mencatat ada 43 nama yang diperiksa. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka berinisia IS asal Jakarta. Dia dituding sebagai Joki karena mengikuti ujian atas nama orang lain. Sedangkan 42 peserta lainnya bebas meski statusnya hanya saksi.

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    PDIP Siap Dialog Selesaikan Kisruh di DPR