Produksi Madu Berbasis Syariah Unhas-USM

|

Ilustrasi : ist.

Produksi Madu Berbasis Syariah Unhas-USM

JAKARTA - Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, menggandeng Universitas Sains Malaysia (USM) untuk membangun protokol pengobatan syari’ah menggunakan produk lebah madu. Dalam pertemuan ini hadir beberapa pakar Unhas di bidang Farmasi yakni, M Natsir Djide, Faizal Attamimi, Marianti A Manggau, serta Mappatoba, dan beberapa pakar farmasi dari USM.  

Ada lima poin yang dibahas dalam pertemuan ini yaitu, membangun protokol rawatan menggunakan produk dari lebah menurut syariah yang menjadi keinginan bersama, pertukaran kaki tangan, pensyarah dan pelajar, membiayai bersama seminar bengkel dan lain-lain aktivis akademik yang berkaitan dan yang menjadi keinginan bersama, membangun dan menganjurkan program latihan bersama, serta membangun produk yang berasal dari lebah menurut syariah untuk kegunaan penyelidikan dan rawatan mengikuti keinginan bersama.

 

Dalam program kesepahaman tersebut membicarakan rencana kerjasama dan kesepahaman antara Unhas dan USM dalam menciptakan produk lebah madu yang halal sehingga aman dikonsumsi, serta perbincangan mengenai pencantuman istilah syariah dalam produk lebah madu. Di akhir pertemuan kemudian disimpulkan bagaimana bentuk kerjasama serta bagaimana protokol yang dibangun dari produk lebah madu.

 

Faizal mengusulkan, ada tiga protokol yang dapat dibentuk dari pertemuan tersebut, yakni dalam pembuatan produk lebah madu menggunakan bahan yang halal baik sumber maupun sifatnya. "Orang yang membuat produk obat atau pengobat harus orang Muslim yang memenuhi persyaratan berdasarkan perundang-undangan serta bahan yang digunakan harus diproduksi oleh para apoteker Muslim," ujar Faizal, seperti dinukil dari laman Unhas, Senin (16/7/2012).

 

Pengusulan tersebut kemudian disambut baik oleh pihak USM. Bahkan pihak USM menambahkan agar produk lebah tersebut dimodernkan agar dapat digunakan di rumah sakit.

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Lalai Tangani Banjir, Ahok Ancam Pecat Lurah & Camat