3 Biolog Muda Unsoed Juara 2 KIMI

|

Foto : Unsoed

3 Biolog Muda Unsoed Juara 2  KIMI

JAKARTA - Beradu bersama para ilmuwan muda se-Nusantara, empat mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto berhasil meraih juara dua dalam Konferensi Ilmuan Muda Indonesia (KIMI) MIPA Untuk Negeri 2012 subtema pendidikan (kategori presentasi oral). Ajang itu merupakan besutan Universitas Indonesia (UI).

Tim yang digawangi Syarif Maulana Yusuf (2011), Ilham (2011), Ryan Pratama (2011), dan In Amullah (2008) mengambil judul “Bimbel ‘Tombo Ati’ Sebagai Pendidikan Alternatif Pengembangan Karakter Bagi Anak Jalanan di Kampung Sri Rahayu (Kampung Dayak), Karangklesem, Purwokerto Selatan.” Berbekal keyakinan dan percaya diri penampilan Ilham dan kawan-kawan dapat memukau dewan juri sehingga dinobatkan sebagai runner up.

Pembantu Dekan III Fakultas Biologi Agus Nuryanto megemukakan, kepiawaian para biolog muda dari kampus ini memang sudah teruji tidak hanya di level regional tapi juga level nasional. KIMI adalah salah satu pembuktiannya. Melalui berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan kegiatan kemahasiswaan lainnya, mahasiswa diharapkan dapat mengoptimalkan potensi diri untuk dapat berprestasi di jalurnya masing-masing. “Yang terpenting dari semua itu adalah memberikan pengalaman secara mental dan psikologis. Keikutsertaan mereka di berbagai ajang di semua level akan menguatkan psikologis mereka sehingga potensi diri dapat dikeluarkan secara optimal,” ujar Agus, seperti dilansir dari laman Unsoed, Kamis (19/7/2012).

Secara pribadi, Agus berharap prestasi ini dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa lain agar dapat berbicara lebih di level nasional. “Iin dan kawan kawan telah memberikan bukti bahwa kita tidak kalah dengan universitas lainnya, sekarang saatnya yang lain unjuk gigi untuk meraih prestasi,” imbuhnya.

KIMI adalah even berskala nasional bagi ilmuwan muda untuk mempresentasikan ide dan gagasan mereka dalam menyelesaikan masalah-masalah di negeri ini. Konferensi ini diharapkan dapat meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berinovasi untuk menyelesaikan masalah negeri dan menjadi tempat untuk memperkuat hubungan dan jaringan antara ilmuwan-ilmuwan muda Indonesia, mempresentasikan tulisan dan karya mereka, serta saling bertukar pikiran dengan mahasiswa lainnya maupun pihak-pihak ahli yang terkait.

Ajang ini terbagi atas tiga subtema yaitu energi, pangan, dan pendidikan. Sebagai seleksi awal para ilmuwan muda ini diwajibkan mengirimkan abstrak kepada panitia. Dari 525 abstrak yang masuk ke meja panitia dipilih 90 abstrak (masing-masing tema 30 abstrak) terbaik yang berhak mempresentasikan hasil karyanya. Finalis yang berasal dari 24 universitas di Indonesia itu saling unjuk kebolehan dalam mengemukakan gagasannya. Tidak hanya presentasi oral, peserta juga berkewajiban mempresentasikan gagasan melalui media poster.

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Motor Satria Bergaya MotoGP Akan Dijual