Beasiswa S-1 untuk UI dan Prasetiya Mulya

Penandatanganan kerjasama pemberian beasiswa dari Samsung Indonesia ke UI dan Prasetiya Mulya. (Foto: Margaret P/Okezone)

Beasiswa S-1 untuk UI dan Prasetiya Mulya
DEPOK - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Prasetiya Mulya Business School (PMBS) berkesempatan meraih beasiswa dari PT Samsung Electronics ini. Tentu saja, penerima beasiswa tersebut harus memenuhi beberapa kriteria. Apa saja?

Head of Corporate Marketing PT Samsung Electronics Ricky Suhendar menyebut, beasiswa yang tercantum dalam nota kesepahaman antara UI dan Samsung Electrics Indonesia akan diberikan kepada mahasiswa semester tiga. "Beasiswa itu akan menanggung biaya perkuliahan mereka dari semester tiga hingga selesai S-1. Namun, tiap semester akan terus dipantau prestasi akademis mereka melalui konsultasi dan bimbingan," kata Ricky usai acara penandatanganan nota kesepahaman pemberian beasiswa di Perpustakaan UI, Depok, Jumat (20/7/2012).

Ricky mengungkap, para penerima beasiswa ini harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dan kemampuan kepemimpinan yang baik. Para penerima beasiswa ini tidak berasal dari jurusan tertentu tapi berasal dari berbagai jurusan. "Untuk calon penerima beasiswa, pihak kampus yang melakukan seleksi. Kemudian, dari daftar tersebut akan kami seleksi lagi," ujarnya.

Menurut Ricky, tidak ada kuota yang ditetapkan untuk para penerima beasiswa program perdana ini. Pihaknya, kata Ricky memang tidak menggarisbawahi dari sisi jumlah, melainkan pada wujud kepedulian Samsung dalam pendidikan.  Hingga saat ini, program kerjasama tersebut hanya mencakup dua universitas. Ke depan, lanjutnya, program ini akan dikembangkan dan makin luas. "Maunya banyak universitas. Tapi dari diskusi internal dipilihlah dua universitas tersebut," imbuhnya.

Mengenai kesempatan magang atau menjadi karyawan selepas kuliah, lanjut Ricky, tidak termasuk dalam nota kesepahaman. "Tidak ada perjanjian untuk menjadi karyawan tapi para penerima beasiswa ini dibidik untuk training di Samsung Electrics Indonesia," tandasnya.

Managing Director PT Samsung Indonesia Yoo Young Kim menjelaskan, program pemberian beasiswa yang baru saja ditandatangani perjanjiannya ini merupakan bagian dari upaya Samsung memperluas kesempatan masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi. Kim menyitir, data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunjukkan, pada 2011 angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di tanah Air hanya 23 persen.

"Kami menyadari pentingnya generasi penerus bagi sebuah bangsa. Maka, kerjasama ini merupakan sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Samsung Electronics Indonesia dalam bentuk beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa S-1," ujar Kim.

Kim menyebut, selain memberikan beasiswa, pihaknya bersedia berbagi pengalaman tentang bisnis maupun elektronik kepada mahasiswa melalui perkuliahan. "Kami juga membagikan pengalaman sebagai praktisi di dunia bisnis dengan para mahasiswa sebagai pembicara tamu di beberapa mata kuliah," tuturnya menambahkan.

Sementara itu, Rektor UI Gumilar Rosliwa Somantri mengutarakan, program kerjasama ini harus terus dikembangkan. "Ini merupakan kerjasama yang perlu terus didorong karena mendekatkan industri dan universitas. Samsung merupakan sebuah perusahan yang kompatibel sehingga mahasiswa dapat belajar banyak," ungkap Gumilar. (rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    SBY Lebih Transparan Rekrut Menteri Ketimbang Jokowi