58 Mahasiswa UB Lanjut Kuliah di Taiwan & Jepang

|

Ilustrasi : Corbis

58 Mahasiswa UB Lanjut Kuliah di Taiwan & Jepang

JAKARTA - Sebanyak 58 mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) akan berangkat ke Taiwan dan Jepang guna melanjutkan perkuliahan. Para peserta program double degree tersebut tersebar di National Central University, Miyazaki University, National Chiayi University, dan National Pingtung University of Science and Technology (NPUST).

Ke-58 mahasiswa ini berasal dari 13 program studi, yakni Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Matematika, Kimia, Fisika, Ilmu Tanaman, Budidaya Perairan, Teknologi Hasil Pertanian, Manajemen, Administrasi Bisnis, Ekonomi Pertanian, dan Ilmu Ternak. Pelepasan mahasiswa Program double degree ini dipimpin langsung oleh Direktur Lilik Sulistyowati.

Dalam kesempatan tersebut diatur jadwal pemberangkatan berdasar program studi, kebudayaan pada masing-masing negara serta persiapan pemberangkatan seperti visa, dan sebagainya. Menurut Lilik, tidak seperti awal program, kucuran dana program double degree akhir-akhir ini mulai seret. Bahkan beberapa di antaranya ada yang menggunakan biaya sendiri terutama dari jurusan Manajemen.

"Beasiswa program double degree ini bersifat subsidi sehingga tidak menutupi semua pembiayaan selama kuliah baik di Indonesia maupun universitas partner. Bukan hanya itu, penilaian juga dilakukan setiap awal tahun sebagai seleksi dan evaluasi pembelajaran," ujar Lilik, seperti disitat dari laman UB, Sabtu (21/7/2012).

Dirintis sejak 2006, program double degree UB telah menggandeng 18 universitas partner di berbagai negara seperti Jepang, Thailand, Taiwan, dan Amerika Serikat. Pembiayaan program ini bisa berasal dari beasiswa maupun biaya sendiri. Beasiswa yang ditawarkan berasal dari Ditjen Dikti, beasiswa unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Pemerintah Daerah.

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pembentukan DPR Tandingan Ngawur