Salat Jumat, Laboratorium ITS Dibobol Maling

Foto : ITS

Salat Jumat, Laboratorium ITS Dibobol Maling
JAKARTA - Lengangnya kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya saat liburan semester, rupanya kerap menjadi incaran penjahat. Laboratorium (lab) B-105 Jurusan Teknik Elektro berhasil dibobol komplotan pencuri Jumat 20 Juli, meski sudah dijaga Satuan Keamanan Kampus (SKK).

Informasi dari SKK yang mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Bowo Teguh mengatakan, Imam sebagai kepala laboratorium adalah satu-satunya orang yang membawa kunci lab. Imam sangat yakin telah mengunci dua pintu tersebut sebelum berangkat ke masjid bersama rekannya, Hadi.

Dari TKP, terindikasi para pencuri menerobos pintu gedung dengan menggunakan linggis. Pasalnya, di lubang kunci pintu terdapat bekas hantaman benda keras. Bahkan, kaca jendela di samping pintu pertama terlihat pecah. "Kunci pintu itu kemungkinan dicongkel paksa. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut," tutur Bowo, seperti dinukil dari ITS Online, Sabtu (21/7/2012).

Pintu laboratorium yang berlapis ternyata masih belum cukup untuk membentengi keamanan barang-barang lab di dalamnya. Pintu tersebut didapati sudah dalam keadaan terbuka. Maka, tidak heran banyak barang berharga yang berhasil diboyong pencuri. Diduga pencuri tidak hanya satu orang saja, tetapi berkomplot, lantaran barang yang mereka bawa juga tidak sedikit.

Pencurian terjadi ketika dua orang yang semula berada di gedung meninggalkan lab untuk salat jumat di Masjid Manaratul Ilmi (MMI) ITS. Diindikasi, barang-barang yang dicuri meliputi barang-barang elektronik, yakni dua unit laptop merek Apple dan dua unit laptop merek Samsung.

Tidak hanya komputer jinjing (laptop) yang menjadi incaran sang pencuri, tetapi juga telepon genggam (HP). Handphone merek Samsung galaxy dan Nokia X2 juga berhasil mereka boyong. Terlebih, dua buah tas berisi dokumen pun ikut dijarah.

Barang-barang berharga tersebut adalah milik Imam Arifin, dosen Jurusan Teknik Elektro, serta dua mahasiswa asisten lab B-105, yakni Dhimas Satria Wisnu dan M Abdoel Hadi. Mereka adalah mahasiswa yang selalu beraktivitas di lab sejak pagi hari. Tetapi, karena kampus sedang libur, tidak banyak kegiatan mahasiswa di lab yang harus mereka urusi.

Sekira pukul 10.45 WIB, Dhimas keluar dari lab dan pulang ke kosan untuk persiapan salat Jumat. Lalu, disusul oleh Imam dan Hadi yang keluar dari lab sekira pukul 11.30 WIB menuju MMI ITS. Kala itu, mereka meninggalkan barang-barang berharga tersebut di atas meja besar di tengah lab. Tidak terpikirkan akan terjadi sesuatu, lantaran mereka telah mengunci rapat dua lapis pintu lab, yakni, sebuah pintu lab yang dilapisi dengan pagar besi.

Namun, sekira pukul 12.45 WIB dua pintu lab didapati sudah dengan keadaan terbuka ketika Imam dan Hadi kembali ke lab selepas salat Jumat. Setelah memeriksa lab, ternyata barang berharga dan dokumen penting milik mereka telah raib dibobol pencuri. (mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Minibus Terbakar di Tol Merak, Penumpang Kocar- kacir