Tekan Plagiarisme Lewat E-journal Berbasis Open Source

|

Image: Corbis

Tekan Plagiarisme Lewat E-journal Berbasis Open Source

JAKARTA - Salah satu cara memenuhi kewajiban publikasi artikel ilmiah sebagai syarat kelulusan adalah melalui e-journal berbasis open course. Skema ini ternyata memiliki manfaat lainnya.

Di Indonesia, Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, menjadi perguruan tinggi pertama yang menerapkan e-journal berbasis open source besutan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).  Menurut Asisten Deputi Data dan Informasi IPTEK Kemenristek ir. Agus Sediadi, M. Si., penggunaan e-journal berbeda dengan penggunaan blog. Pengelola e-journal harus dibekali dengan kemampuan sebagai editor.

Masing-masing prodi, kata Agus, harus memiliki e-journal yang kuat dengan dibentengi oleh editor dan sebagainya. Berbeda dengan blogger, e-journal ini pun memiliki aturan penggunaan. "Penggunaan e-journal juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi tingkat plagiasi karya mahasiswa," ujar Agus, seperti dinukil dari situs UNS, Senin (23/7/2012).

Sementara itu, Pembantu Rektor I UNS Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D mengungkap, upaya UNS untuk menyusun e-journal menjadi salah satu langkah menuju world class university (WCU). "Selain itu, adanya e-journal memang bisa menyebabkan keterbukaan dalam karya ilmiah baik dosen maupun mahasiswa," kata Sutarno.

Sutarno mengingatkan, pembimbing harus ekstra kerja keras untuk menghindari adanya karya ilmiah yang sama atau tindak plagiasi. "Pembimbing juga dituntut untuk update ilmu dengan sering membaca jurnal sehingga tidak ada kasus plagiasi yang terjadi," tuturnya.

Pembuatan e-journal ini merupakan salah satu persiapan UNS dalam menghadapi peraturan dari pemerintah mengenai kewajiban mahasiswa untuk mempublikasi karya ilmiahnya. E-journal ini juga diharapkan tidak akan menghambat kelulusan mahasiswa. "Wajib publikasi karya ilmiah ini akan efektif pada Agustus mendatang," ungkapnya.

Sutarno mengimbuh, ada dua alternatif bagi mahasiswa S-1 dalam publikasi karya ilmiah ke dalam e-journal. Pertama berupa rangkuman skripsi. Kedua, karya ilmiah lain, yakni berupa hasil dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

(rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga