Jumlah Warga Asing Belajar Bahasa Korea Membeludak

Foto : Korea Herald/ANN

Jumlah Warga Asing Belajar Bahasa Korea Membeludak
TAHUN lalu, jumlah siswa yang terdaftar di lembaga bahasa Korea yang beroperasi di luar negeri, yakni King Sejong Institute mencapai lebih dari 10 ribu siswa. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan pertama kali sekolah tersebut didirikan.

Lembaga ini didirikan pada 2009 dengan jumlah 4.301 siswa yang terdaftar pada 17 cabang di enam negara. Menurut Divisi Kebijakan Bahasa Korea dari Departemen Kebudayaan Ahn Mi-jung, sekolah bahasa atau yang dikenal Sejong Hakdang didirikan untuk melayani kebutuhan warga Korea yang tinggal di luar negeri. Namun, jumlah siswa non-Korea telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir karena semakin menjadi tertarik pada budaya Korea dalam menanggapi hallyu, yakni gelombang budaya Korea, termasuk K-pop dan K-drama.

Sejong Hakdang di cabang Los Angeles (LA), misalnya, tidak menerima banyak siswa non-Korea ketika dibuka. Saat itu, 75 persen mahasiswa adalah Korea-Amerika, namun tahun ini, 74 persen siswa Sejong Hakdang tersebut adalah mahasiswa non-Korea. Sementara pada level dasar, lebih dari 90 persen siswa merupakan non-Korea.

"Kami berharap mereka yang tertarik dalam budaya pop Korea memutuskan untuk belajar bahasa Korea dan mereka yang belajar bahasa Korea mulai tertarik dalam budaya pop Korea pada saat yang sama," kata seorang petugas resmi Pusat Kebudayaan Korea di LA yang juga pengelola Sejong Hakdang cabang LA, seperti disitat dari Edvantage, Selasa (24/7/2012).

Menurutnya, ada faktor lain yang membuat masyarakat non-Korea tertarik untuk mempelajari bahasa Korea. "Selain efek hallyu, mereka tertarik untuk belajar bahasa Korea karena banyak perusahaan Korea yang memasuki pasar luar negeri sehingga menciptakan lapangan pekerjaan bagi penduduk setempat," ujar pejabat tersebut.

Saat ini, lembaga tersebut memiliki 76 cabang di 35 negara termasuk 17 cabang di China, lima cabang di Vietnam, empat cabang di AS, tiga cabang di Rusia dan Turki, serta satu cabang di Nigeria. Pemerintah Korea berencana untuk meningkatkan jumlah cabang Sejong Hakdang hingga 90 cabang pada akhir tahun ini. Target jangka panjang, jumlah cabang lembaga tersebut akan berjumlah 200 pada 2016. (mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    1.000 Pemuda Syukuran di Tugu Proklamasi