Golkar: Mekeng yang Minta Mundur dari Ketua Banggar

Rabu, 01 Agustus 2012 14:00 wib | Tegar Arief Fadly - Okezone

Golkar: Mekeng yang Minta Mundur dari Ketua Banggar Mekeng/tengah (Foto: Okezone) JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Ade Komarudin, menjelaskan bahwa pergantian Melchias Marcus Mekeng dari jabatannya sebagai Ketua Banggar DPR datang dari keinginan Mekeng sendiri. Hal itu karena yang bersangkutan hendak melanjutkan studinya di bidang hukum bisnis.

"Pak Melchi (Mekeng) sudah lama meminta mengundurkan diri atau diberhentikan karena sedang konsentrasi menyelesaikan S2. Itu hak pribadi dan pak Melchi kader partai yang baik dan dia menunjukan intgritas jadi tak ada luar biasa," ujarnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Namun Ade menegaskan bahwa pergantian tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kasus korupsi dimana Mekeng diduga terlibat.

"Tidak sama sekali Pak Melchi tidak ada salah apa-apa. Beliau teliti dan selalu mengejar kebenaran itu. Beliau punya integritas yang tinggi. Tidak ada kaitan sama sekali masalah ini yang dikait-kaitan korupsi," tegasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pengganti dari Mekeng adalah Ahmadi Nur Supit. Menurut Ade, Ahmadi merupakan tokoh senior yang memiliki kapasitas mumpuni untuk menggantikan Mekeng sebagai Ketua Banggar yang baru.

"Memang beliau kan waktu dahulu beliau sudah sangat senior di DPR. Dia anak didik Abdullah Zaini tokoh Banggar zaman orde baru. Dan Pak Ahmadi saat ini menjadi anggota Bangar dari komisi dia sudah terlatih," paparnya.

Terkait adanya rotasi jabatan di tubuh Fraksi Golkar, Ahmadi menilai hal itu lumrah. "Rotasi itu tentu biasa, saya pikir tidak ada yang luar biasa. Yang saya kaget wartawan menganggap wah, padahal menurut Partai Golkar ini biasa. Dan setelah ini akan ada rotasi-rotasi lagi," tutup Ade. (sus)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »