KPK Isyaratkan Hartati Murdaya Akan Jadi Tersangka

Rabu, 01 Agustus 2012 21:01 wib | Gloria Safira - Okezone

 KPK Isyaratkan Hartati Murdaya Akan Jadi Tersangka Hartati Murdaya (Foto:okz) JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan status bos PT Hardaya Inti Plantation, Siti Hartati Murdaya, segera dinaikkan menjadi tersangka dalam penyidikan kasus suap Bupati Buol, Amran Batalipu. Hartati diduga terlibat penyuapan Rp3 miliar dalam penerbitan surat Hak Guna Usaha perkebunan kepala sawit kepada PT Hardaya di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

"Yang bersangkutan memang belum secara resmi ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik sedang mendalami dan mengembangkan penyidikan ini," kata Ketua KPK, Abraham Samad, di gedung KPK, jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2012).

Namun, Abraham menolak menjelaskan waktu pengumumkan status tersangka Hartati. "Pada waktu yang tepat akan disampaikan secara resmi," kilah Abraham.

Juru bicara KPK, Johan Budi, mengatakan Hartati hingga sekarang masih berstatus saksi. "Penyidik KPK sedang mendalami dan mengembangkan penyidikan ini," ungkap Johan Budi.

Kasus yang membelit Hartati terungkap setelah KPK menangkap tangan Manajer PT Hardaya, Yani Anshori, yang hendak menyuap Amran, pada 26 Juni 2012. Namun, pada saat itu, Amran berhasil lolos dari penggerebekan karena dilindungi oleh ratusan massa pendukungnya. Amran baru bisa ditangkap, Jumat dini hari, 6 Juli 2012. Sehari setelah operasi tangkap tangan Anshori, KPK lalu menangkap Gondo Sujono, Sukirno, dan Dedi Kurniawan di Bandara Soekarno-Hatta. Dua nama terakhir belakangan dilepas karena dianggap belum ada bukri keterlibatan mereka di suap tersebut. (ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »