Brigjen Didik Ditahan di Rutan Mako Brimob

Ilustrasi (Okezone)

Brigjen Didik Ditahan di Rutan Mako Brimob
JAKARTA - Mabes Polri telah menahan beberapa nama terkait kasus korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri. Penahanan tersebut dirasa sangat mengejutkan semua pihak. Pasalnya, proses penanganan sampai penahanan tersangka dilakukan dalam waktu yang sangat cepat.

"Berdasarkan hasil penyidikan sudah cukup bukti dan dilakukan penahanan. Pemeriksaan sudah selesai sehingga kita melakukan penahanan," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anang Iskandar kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/8/2012).

Menurut Anang, penahanan beberapa orang tersebut dapat dijadikan bukti bahwa Polri sangat serius dalam menangani kasus tersebut. "Ini juga membuktikan bahwa kita juga serius menangani kasus korupsi ini," sambungnya.

Polri mengklaim telah sejak lama melakukan penyelidikan atas kasus tersebut serta telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat di dalamnya. "Kita sudah cukup lama melakukan pemeriksaan ini sudah ada 33 saksi yang tersangka semuanya sudah di periksa dilanjutkan denga penahanan," paparnya.

"Pertama Brigjen DP, perannya sebagai pembuat komitmen, kemudian ada PP itu sebagai kepala komisi kemudian kompol sebagai bendahara. Jadi satu adalah sebagai pihak ketiga adalah pengusaha yang memenangkan tender," ujarnya.

Brigjen Didik Purnomo, AKBP Teddy Rismawan dan Kompol Legimo kini menghuni Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

Sementara itu, tersangka lainnya, Budi Susanto, Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, pemenang tender dan diduga menggelembungkan nilai proyek ditahan Rutan Bareskrim Polri.

Satu tersangka lagi, Sukotjo S Bambang, Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia, tidak ikut ditahan karena saat ini ia juga telah menjadi  tahanan Rutan Kebon Waru, Bandung, atas perkara yang terpisah. (put)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bebas Kebakaran Hutan, Desa di Riau Diberi Rp100 Juta