700 Pelajar Terancam Putus Sekolah Akibat Banjir Ambon

Sabtu, 04 Agustus 2012 15:21 wib | Wahyudi Mirahadi - Sindo TV

700 Pelajar Terancam Putus Sekolah Akibat Banjir Ambon Ilustrasi AMBON – Ratusan pelajar terpaksa tidak bersekolah pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Ambon, Maluku. Selain karena  mengungsi, peralatan sekolah mereka juga  ludes dibawa banjir yang melanda pemukiman penduduk.

Lebih dari 700 siswa yang bersekolah di SD Negeri 22, 31, 62 serta 63 di Batu Merah Dalam, Kota Ambon,  yang terletak di satu lokasi, terpaksa  diliburkan. Pasalnya sekolah tersebut kini dijadikan lokasi pengungsian bagi para korban banjir.

“Kami terpaksa meliburkan anak didik. Mereka sampai saat ini masih di pengungsian. Sekolah yang sebelumnya diterjang banjir, kini ditempati puluhan kepala keluarga yang mengungsi,” kata Cory Usmani, guru SD Negeri 62 yang juga diamini Muin, guru SD Negeri 31 Ambon, Sabtu (4/8/2012).

Selain merusak bangunan sekolah, banjir juga menghanyutkan dokumen para siswa, buku pelajaran, dan peralatan kantor lainnya. “Kami berharap adanya bantuan dari pemerintah agar mereka (siswa) bisa kembali bersekolah,” harap keduanya.

Sementara itu, Rian, siswa kelas III SD Negeri 62 mengaku sejak empat hari ini tidak masuk sekolah. Seragam sekolah, sepatu dan buku pelajaran yang ada di rumahnya hanyut dibawa arus.

Seperti diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kota Ambon selama empat hari, mengakibatkan ratusan rumah terendam, karena meluapnya sejumlah sungai di Kota Ambon.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  banjir dipicu adanya Siklon Tropis Soala yang mengakibatkan hujan deras. Sebanyak tujuh orang dilaporkan meninggal atas peristiwa itu. (Wahyudi Mirahadi/Sindo TV/ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »