Hartati Jadi tersangka, Demokrat Pasrah

Rabu, 08 Agustus 2012 11:20 wib | Misbahol Munir - Okezone

Foto: (dok okezone) Foto: (dok okezone) JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman mengaku pasrah dengan ditetapkannya Hartati Murdaya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap kepengurusan penerbitan surat Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
 
"Saya sebagai dewan pembina ikut prihatin dan ikut sedih karena Hartati sebagai tersangka," ungkap Hayono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Rabu (8/8/2012).
 
Partai Demokrat menghargai dan mendukung upaya KPK dalam memberantas korupsi tanpa tebang pilih.
 
"Kalau bersalah, kita tidak ada pilihan, tapi kalau tidak bersalah segera dipercepat statusnya. Kita serahkan kepada KPK," tukas Hayono.
 
Sebagaimana diberitakan, KPK menetapkan bos PT Hardaya Inti Plantation yang juga sebagai Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Siti Hartati Tjakra Murdaya atau lebih dikenal Hartati Murdaya sebagai tersangka.
 
"Saudari SHM sebagai tersangka selaku presiden direktur PT HIP diduga kuat sebagai orang yang melakukan pemberian uang sebesar Rp3 miliar kepada PNS sebagai penyelenggara negara yaitu bupati Buol," ujar Ketua KPK, Abraham Samad di kantornya.
(sus)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »