Gelapkan Mobil, Oknum TNI Dituntut 7 Bulan

|

Ilustrasi

Gelapkan Mobil, Oknum TNI Dituntut 7 Bulan

DENPASAR - Peltu Noerdianto oknum TNI Kesatuan Sandidam–IX/Udayana dituntut delapan bulan penjara oleh oditur militer (odmil) Pengadilan Militer (Dilmil) Denpasar karena terbukti menggelapankan mobil.

Dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Militer (Dilmil) Denpasar, Odmil Kapten Ferry Setiawan, menyatakan terdakwa terbukti melakukan penipuan sebagaimana diatur dan diacam dalam Pasal 378 KUHP. Dari fakta-fakta persidangan terungkap, akibat perbuatan terdakwa, korban, Sugianto (32), sempat kehilangan mobilnya Daihatsu Xenia DK 1375 FQ dan uang tunai Rp45 juta.

“Perbuatan terdakwa bertentangan dengan sapta marga, sumpah prajurit dan merusak citra TNI di masyarakat,” tegas oditur di hadapan majelis hakim pimpinan Letkol (chk) Sugeng Sutrisno, Rabu (8/8/2012).

Aksi terdakwa bermula saat korban Sugianto warga Jalan Pidada XIII, Ubung Denpasar, meminjamkan mobil Daihatsu Xenia itu pada seseorang bernama Taru Iramawan Santoso (43).

Namun, saat jatuh tempo pengembalian mobil, Taru tidak menepati janji. Terdakwa menghubungi korban dan mengaku menemukan mobilnya berada di tangan seseorang bernama Ali. Tetapi, Ali minta tebusan Rp45 juta, mobil baru bisa dikembalikan.

Setelah ditangani Polisi Militer Daerah Militer IX/Udayana, Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/3 Denpasar, akhirnya terungkap jika itu hanya akal-akalan terdakwa sebab uangnya dikantongi sendiri.

“Terdakwa dengan sengaja merahasiakan keberadaan mobil, padahal sudah tahu. Sebagai penjamin, terdakwa justru ikut menyembunyikan mobil dan minta tebusan Rp45 juta,” tegas oditur.

Atas tuntutan hukuman 7 bulan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya mengajukan pembelaan yang intinya meminta keringanan hukuman.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pengamat: Jokowi Siap Diinterpelasi DPR