"Selamat Datang UI Baru! "

|

Ilustrasi: ist.

JAKARTA - Penunjukan Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso menjadi pejabat sementara (Pjs) rektor Universitas Indonesia (UI) mendapat tanggapan positif dari gerakan UI Bersih. Selama ini, gerakan UI Bersih dikenal vokal memperjuangkan UI yang transparan dan bersih dari korupsi.

Effendi Gazali dari UI Bersih berujar, rencana penunjukan pejabat eselon satu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menempati posisi Pjs rektor UI ditanggapi beragam oleh berbagai kalangan. Salah satu kritik mereka adalah, salah satu masalah di UI ialah adanya indikasi korupsi. Apakah kemudian pantas jika Pjs yang ditunjuk berasal dari kementerian yang laporan keuangannya disclaimer menurut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Tapi, menurut Effendi dan UI Bersih, mengingat waktu yang sudah mendesak, maka bisa saja pejabat eselon satu dari kementerian yang relevan, dalam hal ini Kemendikbud, yang turun tangan menyelesaikan masalah. Kepemimpinan di UI sendiri akan kosong jika pada 14 Agustus tidak ada Pjs rektor, mengingat pada tanggal tersebut masa jabatan Gumilar sebagai rektor UI berakhir.

"Namun demikian akan lebih baik jika untuk pelaksanaan sehari-hari dia menunjuk semacam posisi yang akan menjamin kegiatan akademik berjalan baik," kata Effendi dalam Blackberry Messenger (BBM) kepada Okezone, Kamis (9/8/2012).

Dia mengimbuh, orang yang akan membantu Djoko menjalankan tugasnya sebagai Pjs rektor UI bisa diambil dari internal UI. Dengan catatan, orang tersebut tidak menjadi bagian dari krisis atau kisruh UI, misalnya wakil rektor bidang pendidikan.

Effendi tidak menampik, pasti tidak akan mudah menyenangkan semua pihak mengingat sejak awal bergulir, kisruh UI ini menyangkut banyak aspek, termasuk kepemimpinan otoriter,  transpransi keuangan, dan Majelis Wali Amanah (MWA) yang lemah.

"Meski demikian, semoga ke depan, sama dengan semangat yang dilontarkan Iluni, semua pihak dapat menyatakan: 'Selamat Jalan UI Lama,Selamat Datang UI Baru!'" pungkasnya. 

(rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Polri Bongkar Penggelapan Dana Pensiun Karyawan BI Rp33 Miliar