Kantor Investasi Bodong Al-Amanah Sudah Kosong

Ilustrasi

Kantor Investasi Bodong Al-Amanah Sudah Kosong
BANDUNG - Korban investasi bodong Al-Amanah menyebut jika kantor perusahaan tersebut ada di Jalan Pesantren 15, Bandung atas nama PT Vido Pratama. Namun, saat ini, kantor tersebut sudah dalam keadaan kosong dan tanpa aktifitas.

Penjaga rumah, Indri, mengatakan jika rumah tersebut sudah lama kosong. Dia membenarkan, jika rumah tersebut sebelumnya diisi oleh PT Vido Pratama. "Dulu sih iya, tapi sudah lama pindah," kata dia kepada Okezone, Jumat (10/8/2012).

Indri mengaku tak tahu keberadaan PT Vido saat ini. Dia juga ragu jika PT Vido bergerak dalam bidang investasi. Yang dia tahu, sebelum dalam keadaan kosong, ada usaha dalam bentuk konveksi. "Bukan investasi tapi konveksi," ujarnya.

Pantauan Okezone, rumah yang diduga kantor Al-Amanah ini tampak seperti rumah tinggal biasa. Bagunannya cukup besar dengan cat warna putih. Untuk menuju ke rumah ini harus memasuki jalan sempit yang ada di wilayah Jalan Pacuan Kuda, Kawasan Arcamanik.

Di bagian muka rumah tidak ada tulisan atau papan nama PT Vido Pratama, hanya di bagian pintu masih terdapat papan nama kecil dengan tulisan office. "Saya hanya nunggu, saat saya datang ke sini rumah ini sudah kosong," katanya.

Perusahaan investasi Al-Amanah dilaporkan ke Polda Metro Jaya lantaran menipu belasan ribu investornya. Investasi ini berdiri sejak Agustus 2011 dan beralamat di Jalan Haji Hasan 12 Dago, Bandung, dan PT Vido Pratama di Jalan Pasantren 15, Bandung, Jawa Barat. Dalam menjaring korban, Al-Amanah bekerja melalui jejaring sosial facebook.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, membenarkan jika Polda Metro Jaya menerima laporan kasus ini. Dia menjelaskan modus penipuan yang dilakukan investasi Al-Amanah ini dengan menawarkan tiga paket, yakni paket A dengan menyetorkan uang Rp1-5 juta, investor bulan depannya akan mendapat bonus sebesar 100% pada bulan berikutnya.

Adapun paket B, uang yang diinvestasikan sebesar Rp5-10 juta maka akan mendapat bonus sebesar 150%. Kemudian untuk paket C, uang yang diinvestasikan sebesar Rp10 juta ke atas akan mendapat bonus 200%. "Semakin banyak uang yang diinvestasikan maka semakin besar bonus yang didapat," kata dia kemarin. (trk)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Jual Narkoba, Bapak & Anak Kompak Masuk Bui