Tak Semua Kader PKS Akan Dukung Foke

|

Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Dok. Okezone)

Tak Semua Kader PKS Akan Dukung Foke

JAKARTA- Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dinilai hanyalah suara elite PKS dan tidak mewakili suara kader PKS.

Menurut pengamat politik, Andrinof Chaniago, keputusan tersebut akan membawa pengaruh bagi citra PKS. Bahkan, suara PKS diprediksi akan terpecah dan tak sepenuhnya mendukung pasangan Foke-Nara itu.  “Saya pikir itu hanya suara elite saja, suara kader di bawah tidak akan bulat,” kata Andrinof saat dihubungi Okezone, Selasa (14/8/2012) malam.

Dikatakan Andrinof , maksimal hanya 50 persen kader PKS di Jakarta yang akan mendukung Fauzi Bowo. “Itu maksimal, bahkan bisa kurang dari itu. Lihat saja di putaran pertama, berapa persen kader yang mendukung calon dari PKS, tidak sampai 50 persennya,” kata Andrinof.

Menurut Andrinof, dukungan Partai Politik kepada Fauzi Bowo, hanya akan sedikit mendongkrak suara Foke-Nara. “Pengaruhnya hanya sedikit, pemilih akan melihat apa yang dikerjakan oleh Calon, parpol hanya sedikit berpengaruh,” katanya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Golkar memutuskan mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli pada putaran dua Pemilukada DKI Jakarta, September nanti.

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Bachtiar Aly, mengatakan keputusan ini menjadi pertaruhan eksistensi kedua partai di kancah nasional. Karena itulah, dia menyarankan PKS dan Golkar tidak mendukung pasangan Foke-Nara dengan setangah hati.

“Kalau setengah hati akan mempengaruhi Pilkada di wilayah lain termasuk pemilihan legislatif 2014, masyarakat akan melihat PKS tidak kuat lagi,” katanya.

Kekalahan pasangan Hidayat-Didik pada putaran pertama lalu, kata dia, sudah jadi pukulan bagi PKS. Pasalnya saat Pemilukada 2007 silam, suara pasangan yang diusung PKS kala itu yakni Adang Darajatun-Dani Anwar masih mampu bersaing. Pukulan telak juga diterima Partai Golkar setelah suara pasangan yang diusung, Alex-Nono malah kalah dari calon independen.

“Ini sangat terpuruk. Artinya ini jadi barometer bahwa di Jakarta saja di depan massanya tidak bisa berbuat banyak,” jelasnya.

Dia menilai, sejauh ini dukungan yang diberikan PKS dan Golkar ke Foke-Nara sangat serius. Pasalnya, tidak ada pilihan lain lagi untuk mempertahankan kiprah partai di kancah nasional. Bachtiar tidak ingin menuduh adanya politik transaksional yang membuat PKS dan Gokar jatuh hati kepada Foke-Nara.

(ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    Baca Juga

    UNY Ajarkan Karang Taruna Bikin Lampu Hias dari Kaca