Mengapa SBY Harus Gelar Jumpa Pers Tanggapi Testimoni Antasari?

Kamis, 16 Agustus 2012 08:17 wib | Susi Fatimah - Okezone

Mengapa SBY Harus Gelar Jumpa Pers Tanggapi Testimoni Antasari? Foto: Reuters JAKARTA - Pernyataan mantan Ketua KPK, Antasari Azhar dalam sebuah tayangan distasiun televisi berujung kontroversi di masyarakat, hingga berita tersebut terus bergulir. Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dituduhkan sampai harus menggelar jumpa pers di kantornya, Rabu (15/8/2012) malam.
 
Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi mengatakan alasan SBY menggelar jumpa pers lantaran isu tersebut terus bergulir.
 
"Karena sudah berulang kali, menteri-menteri termasuk saya, Pak Hatta, Menko Polhukam sudah menjelaskan tapi terus menerus masih bergulir berita itu," ujar Sudi di Istana Negara Jakarta, Rabu (15/8/2012) malam.
 
Melihat kondisi demikian, sambung Sudi, Presiden merasa perlu untuk meluruskan pemberitaan yang sudah terlajur ramai dipublik.
 
"Seperti presiden tadi sampaikan, presiden meluruskan, ya sudahlah daripada berpanjang-panjang bapak presiden menjelaskan itu," katanya.
 
Sudi selaku orang yang disebut-sebut Antasari hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa yang terjadi dalan pertemuan 9 Oktober 2008 adalah pembahasan terkait penanggulangan krisis, bukan terkait pencairan bailout Bank Century.
 
"Saya ada disitu, catatan saya juga persis seperti yang ada di transkrip itu. Pak Widodo juga, Pak Hatta. Nah ini dia gambarnya. Semuanya ada ini," kata Sudi.
 
Saat dikonfirmasi mengapa Presiden tidak melayangkan keberatan kepada Dewan Pers terkait pemberitaan tersebut yang masif di media massa, Sudi mengatakan hal itu sudah dilakukanya.
 
"Rekan-rekan (wartawan) tidak tahu banyak yang sudah kita lakukan. Tapi ada kepentingan-kepentinganlah, barangkali dipolitik-politikan. Kita tidak berpolitik-politik. Apa yang kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan. Itu yang faktanya jelas," papar Sudi.
 
Apakah akan ada langkah hukum terhadap Antasari? Sudi menegaskan hal itu tidak ada.
 
"Sudahlah, beliau kan ada disana (tahanan). Barangkali beliau dalam situasi seperti itu lupa, makanya kita luruskan," tutupnya.
 
(sus)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »