Menkum HAM: Pemberian Remisi Bukan untuk Memanjakan Napi

|

Amir Syamsudin (Foto: Dok Okezone)

Menkum HAM: Pemberian Remisi Bukan untuk Memanjakan Napi

JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Amir Syamsuddin, mengatakan, pemeberian remisi kepada narapidana dan anak didik jangan diartikan untuk memanjakan mereka. Menurut Amir, pemberian remisi juga mesti ditinjau dari sisi kemanusiaan.

"Remisi jangan diartikan memanjakan mereka, namun lihat kepada kepentingan napi. Selain itu, lihat juga sisi kemanusiannya dimana remisi wujud kepedulian manusia yang menjaga integritas," kata Amir saat serah terima remisi, di Aula Lapas Klas I Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (17/8/2012).

Menurutnya, pemberian remisi kepada narapidana akan meningkatkan kualitas diri napi itu sendiri. Selain itu, kata dia, juga dapat memperbaiki hubungan Sosial di masyarakat dan menjalankan kehidupannya secara normal.

 

"Remisi yang juga berbarengan dengan bulan suci Ramadan mempunyai makna dinamika perjalanan setiap muslim yang takwa," imbuhnya.

Sebelumnya, dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-67 ini Kementrian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada  58.595 narapidana dan anak didik, dengan rincian 56.349 orang mendapatkan remisi umum I atau pengurangan sebagian dan 2.246 orang mendapatkan remisi II atau langsung bebas.

Selain itu, untuk merayakan Idul Fitri juga diberikan remisi kepada 49.781 orang dengan rincian 48.988 orang mendapatkan pengurangan sebagian dan 793 orang mendapatkan kebebasannya.

(put)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kejagung Sita Aset Udar Pristono