Penangkapan 2 Hakim Tipikor Memalukan dan Merisaukan

Minggu, 19 Agustus 2012 09:13 wib | Rizka Diputra - Okezone

JAKARTA - Penangkapan dua orang hakim ad hoc Tipikor di Semarang, Jawa Tengah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin terbilang memalukan dan merisaukan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari. Menurutnya, hal itu dapat dikatakan memalukan lantaran bertepatan dengan HUT RI ke-67.

"Ini kejadian di luar batas kemarfhuman siapapun. Saya berharap ini jd peringatan serius bagi MA untuk soal pengawasan internal," ujar Eva kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (18/8/2012).

Eva menjelaskan, sistem yang dibangun saat ini amat rapuh dan tidak mampu mengatur perilaku hakim agar bersikap mulia. Tarik menarik kewenangan antar Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY) soal pengawasan menurutnya perlu dibahas ulang.

"Karena faktanya skema yang heavy internal MA tidak efektif. Saatnya mencari formula yang melibatkan eksternal (KY) dengan porsi yang lebih banyak. Ini kejadian yang memalukan krn hati nurani hakim tersebut sudah mati, bulan Ramadan, proklamasi, di luar yurisdiksi," sebutnya.

"Jika hati nurani yang mati, bagaimana akan menjadi kanal keadilan sebagai wakil Tuhan? Sebagai Komisi III kecewa sekali, karena kita tengah menggenjot remunerasi untuk para hakim, kejadian itu mengecewakan kami semua," paparnya.

Eva menambahkan, hal ini merupakan  problem struktural, dimana pembentukan Pengadilan Tipikor di daerah bisa disebut kontroversial. Kultur internal MA belum tuntas di reformasi, dan kelembagaan dirombak secara terlampau cepat. 

Terlebih lanjut Eva, perekrutan atau penunjukkan para hakim yang juga menuai protes lantaran input tidak bagus dimana tak sedikit hakim yang memiliki track record buruk.

"Proses pengawasan juga lemah sehingga outputnya ya insiden-insiden penangkapan hakim tipikor yang beruntun," tukasnya. (put) (ahm)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »