Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Habis Lebaran, JK Berencana Kembali ke Myanmar

Rudi Gunawan , Jurnalis-Minggu, 19 Agustus 2012 |20:05 WIB
Habis Lebaran, JK Berencana Kembali ke Myanmar
Rusuh di Rakhine akibat perseteruan etnis Rohingnya-Rakhine (Foto: Reuters)
A
A
A

MAKASSAR – Ketua PMI yang juga mantan wakil presiden Indonesia periode 2004-2009, Jusuf Kalla, berharap adanya bantuan dunia internasional untuk Etnis Rohingya di Myanmar.

Jusuf Kalla yang ditemui di kediamannya di Jalan Haji Bau, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (19/8/2012), mengaku perihatin melihat kondisi warga Rohingya di negeri junta militer itu. Menurutnya, warga yang didominasi beragama Islam tersebut mengalami trauma dan rasa ketakutan.

“Bantuan lebih besar dari dunia internasional memang sangat diharapkan untuk membantu mereka,” katanya dalam sela-sela open house Hari Raya Idul Fitri 1433 H.

Saat ditanya mengenai latar belakang yang memicu konflik antara Etnis Rohingya dan Etnis Rakhine di wilayah Arakan, Myanmar, dia mengaku belum mengetahui secara pasti. “Gambarannya, kondisi masyarakat yang bermukim di sana sangat tertutup,” kata Kalla yang belum lama ini berkunjung ke Myanmar.

Lantaran warga yang tertutup itulah, menurutnya, mempengaruhi bantuan dunia internasional sehingga belum dapat tersalurkan. Dia menilai, konflik terjadi akibat adanya diskriminasi yang dilakukan pihak tertentu agar warga Rohingya keluar dari tempat yang sudah mereka diami selama puluhan tahun.

Rencananya, setelah lebaran, dirinya akan kembali ke Myanmar untuk membantu masyarakat pengungsi Rohingya dengan membuatkan pemukiman yang layak.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement