Prodi S-1 Teknik Informatika Unnes Sediakan 35 Kursi

|

Ilustrasi : Corbis

Prodi S-1 Teknik Informatika Unnes Sediakan 35 Kursi

JAKARTA - Universitas Negeri Semarang (Unnes) membuka pendaftaran untuk program studi Teknik Informatika jenjang S-1. Jurusan teranyar Unnes yang berada di bawah naungan Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) itu masih menyediakan 35 kursi untuk mahasiswa baru.  

Pendaftaran yang telah dibuka sejak 16 Agustus lalu akan ditutup pada 30 Agustus mendatang. Dekan FMIPA Unnes Wiyanto mengimbau, bagi calon mahasiswa yang berminat untuk segera mendaftarkan diri.

 

“Meskipun demikian, lebih cepat mendaftar jauh lebih baik. Jangan sampai nanti mengalami kesulitan justru pada saat menjelang penutupan,” ujar Wiyanto, seperti dilansir dari laman Unnes, Minggu (19/8/2012).

 

Program S-1 Teknik Informatika Unnes dibuka menyusul turunnnya Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 271/E/O/2012 pada 16 Agustus 2012. SK tersebut memuat tentang Penyelenggaraan Program Studi Teknik Informatika jenjang Program Sarjana di Unnes.

 

Mengingat tingginya kebutuhan ahli di bidang teknik informatika, diprediksi program studi ini yang lulusannya bergelar sarjana komputer (S.Kom.) ini akan menjadi program studi nonkependidikan yang banyak menarik minat lulusan SMA dan sederajat. “Selalu akan berlaku hukum semakin tinggi kebutuhan di dunia pekerjaan, semakin tinggi pula minat pendaftar,” kata Wiyanto.

 

Tes tertulis untuk program ini akan digelar pada 1 September 2012 di Fakultas MIPA Kampus Unnes Sekaran Gunungpati Semarang. Materi tes meliputi tes potensi akademik (TPA), kemampuan dasar, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, serta kemampuan IPA meliputi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

 

Hasil tes akan diumumkan 3 September 2012 secara online di laman http://spmu.unnes.ac.id. Peserta yang dinyatakan diterima wajib melakukan registrasi mahasiswa baru pada 5 September 2012 dengan total biaya Rp7.225.000.

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kejagung Sita Aset Udar Pristono