KPK Didesak Panggil Pejabat BI dan LPS

Senin, 20 Agustus 2012 10:48 wib | Tegar Arief Fadly - Okezone

Anggota Tim Pengawas Century, Bambang Soesatyo (foto: Heru H/ Okezone) Anggota Tim Pengawas Century, Bambang Soesatyo (foto: Heru H/ Okezone) JAKARTA - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century, Bambang Soesatyo mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengagendakan pemanggilan dan pemeriksaan pejabat Bank Indonesia (BI) terkait dan pejabat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sebab menurutnya, pendalaman terhadap ketidaklaziman penyertaan modal LPS tersebut bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk menguak motif  bailout Bank Century, termasuk aliran dana keluar dari Bank Century setelah menerima dana talangan.

"Realisasi penyertaan modal LPS di Bank Century di luar kelaziman. KPK harus lebih pro aktif, karena umpan berbentuk data, penuturan dan analisis tentang mega skandal Bank Century sudah lebih dari cukup," kata Bambang melalui rilisnya kepada Okezone di Jakarta, Senin (21/08/2012).

Kata Bambang, jika mengacu pada hasil audit BPK, diketahui bahwa dari total Rp6,7 triliun penyertaan modal LPS, sebesar Rp5,5 triliun di transfer tunai dalam beberapa tahap. Tahap pertama Rp2,7 triliun dan tahap kedua Rp2 triliun  jelang akhir 2008,  dan tahap ketiga Rp600 miliar pada awal 2009.

"Bagaimana bisa BI membiarkan para nasabah dan para pihak melakukan penarikan tunai di Bank Century dalam jumlah besar? Siapa yang bisa menyediakan uang tunai sebanyak itu? Dalam sistim perbankan, satu-satunya pemasok uang tunai berjumlah besar adalah bank sentral, dan di Indonesia tentu saja BI," paparnya.

Menurut anggota Komisi III DPR ini, BI memiliki peran besar dalam penggelontoran dana talangan untuk Bank Century. "Jika penyertaan tunai itu bertujuan menghilangkan jejak aliran dana keluar dari Bank Century, BI telah berpartisipasi karena memberi pasokan uang tunai berjumlah sangat besar kepada LPS," terangnya.

Oleh karena itu, sambung Bambang, KPK harus mendalami ketidaklaziman realisasi penyertaan modal LPS serta peran BI sebagai pemasok dana.  Sebab, dari pendalaman itulah akan terkuak modus dan motif  bailout Bank Century.

"Dalam sejumlah kesempatan, Ketua KPK Abraham Samad sering dihujani pertanyaan oleh publik tentang keberanian dan kesanggupan KPK menuntaskan skandal besar ini. Dan akan menjadi beban sejarah jika KPK tak mampu menuntaskan proses hukum skandal tersebut," tandasnya. (ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »