Alasan di Balik Ngaret Lulus Kuliah

|

Ilustrasi : Corbis

Alasan di Balik Ngaret Lulus Kuliah

SETIAP tahun selalu ada mahasiswa baru yang menanti dengan tidak sabar untuk menempuh dunia perkuliahan. Ada yang datang, ada juga yang pergi. Begitulah rumus sebuah kehidupan. Ada mahasiswa baru, ada pula mahasiswa yang lulus.

Babak kehidupan barupun mereka jalani dengan penuh semangat baru. Namun, siapa sangka, lulus dari masa perkuliahan tidak selamanya merupakan keinginan terpendam. Mahasiswa yang memilih lulus berlama-lama tenyata memilki alasan tersendiri, berikut seperti dilansir dari Surviving College, Jumat (24/8/2012).

Belajar sesuatu bukan atas kehendak diri

Banyak diantara kita yang memilih jurusan sesuai dengan minat dan bakat. Tidak sedikit pula yang mempertimbangkannya dengan berkonsultasi dengan orangtua ataupun pakar psikologis. Artinya, jurusan perkuliahan yang kita pilih sudah sesuai dengan keinginan diri kita.

Namun, kenyataannya adalah ada mata kuliah yang memberatkan saat masa perkuliahan berlangsung. Misalnya saja pada jurusan Pemasaran atau Bisnis. Dalam jurusan tersebut masih saja ada mata kuliah trigonometri, yang mau atau tidak mau harus diikuti sesuai dengan ketentuan.

Hal ini biasanya yang seringkali menjadi sebuah hambatan saat masa perkuliahan. Kadang fenomena ini memang sedikit tidak masuk akal jika dikaitkan dengan dunia kerja nantinya. Namun, peraturan kampus harus tetap diikuti sebagaimana mestinya. Di sini, konflik pun mulai terjadi.

Kuliah seperti jalan di tempat

Bukan sebuah rahasia lagi, banyak di antara kita mungkin saat lulus sekolah bimbang ingin meneruskan ke jenjang perkuliahan, meneruskan bisnis orangtua, atau pun langsung bekerja. Hal ini berimbas saat masa perkuliahan mulai berlangsung. Perasaan letih dan merasa kuliah seperti jalan di tempat sering kali dijadikan sebagai pematah semangat. Alhasil, kerja sambilan pun digarap juga seiring dengan masa kuliah. Kuliah masih belum beres tapi juga disibukkan dengan rutinitas pekerjaan. Hal ini mendasar kepada tanggung jawab baik kepada orangtua serta tanggung jawab untuk memuaskan hasrat diri.

Berpikir berbeda

Untuk lulus tepat waktu tentu kita harus menekuni masa perkuliahan dengan baik, menjadi mahasiswa yang taat peraturan, menyelesaikan tugas tepat waktu, serta mengikuti jadwal perkuliahan. Namun, ada satu sisi yang sebenarnya harus dijadikan sebagai senjata cadangan agar siap untuk menerobos dunia pekerjaan. Hal ini tentu menjadi sebuah pemikiran yang berbeda saat kita dituntut untuk selalu saja berkuliah dengan rajin. Dengan menggali banyak pengalaman saat perkuliahan terus berjalan adalah sebuah strategi untuk menghadapi dunia nyata nantinya.

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mensos: Toleransi Harus Digaungkan!