"Situasi di Suriah Membaik"

|

Foto : Presiden Suriah Bashar al Assad (guardian)

DAMASKUS - Presiden Suriah Bashar al Assad mengatakan, saat ini situasi di negaranya dinilai makin membaik. Namun Assad masih membutuhkan waktu untuk memecahkan masalah yang ada di Suriah.

"Kami berperang dalam tataran regional dan global, kami membutuhkan waktu untuk memecahkan masalah ini. Proses ini bisa dipersingkat dan saat ini situasi mulai membaik dan kemenangan tetap membutuhkan waktu," ujar Assad, seperti dikutip Al Bawaba, Rabu (29/8/2012).

Assad juga berkomentar mengenai hubungan bilateral Turki dan Suriah yang selama ini mengalami ketegangan. Assad menegaskan kembali bahwa negaranya tidak mungkin menyerah dalam peperangan internal ini.

"Kalian pikir, kami akan menyerah karena kedunguan beberapa pejabat Turki atau memperbaiki hubungan dengan Turki yang berdiri di belakang kita di saat krisis berlangsung?" imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem yakin akan adanya keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam krisis Suriah. AS ingin menggulingkan rezim Suriah dan mendirikan sebuah rezim yang dapat menangkal pengaruh Iran di Timur Tengah.

Muallem mengutip pernyataan dari seorang akademisi dari Institut Brooklin di AS yang menyebutkan bahwa, "bila kau ingin membendung Iran, kau harus memulainya dari Damaskus." Mualem turut menyinggung masalah penjualan senjata yang dilakukan Negeri Paman Sam ke negara-negara Arab lainnya yang menentang Suriah.

"Diplomat Barat mengatakan kepada saya bahwa krisis hubungan antara Suriah dengan Iran, Hamas di Palestina, dan Hizbullah di Lebanon adalah elemen utama di balik seluruh krisis yang berlangsung. Namun tidak ada satupun yang mengatakan kepada kami, mengapa Suriah dilarang untuk menjalin hubungan dengan pihak manapun," tegas Muallem.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kawanan Pencuri Bawa Pikap, Dua Motor Raib