Langgar HAM, Eks PM Somalia Dipaksa Bayar Rp200 M

|

Ilustrasi : IST

Langgar HAM, Eks PM Somalia Dipaksa Bayar Rp200 M

WASHINGTON - Mantan Perdana Menteri Somalia Mohamed Ali Samantar dipaksa untuk membayar USD21 juta atau sekira Rp200 miliar. Dana itu sebagai bentuk dari ganti rugi yang disebabkan atas tindakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Samantar.

Samantar yang sempat menjadi Menteri Pertahanan Somalia pada 1980 silam sepakat untuk membayar denda itu. Dakwaan itu dijatuhkan kepada Samantar setelah sekelompok warga Somalia mengajukan tuntutan. Mereka mengaku telah menjalani penyiksaan dari pasukan Somalia di bawah komando Samantar.

Sejumlah penggugat mengklaim, para intelijen dan militer Somalia diperintahkan untuk membunuh, memerkosa, dan menyiksa warga sipil. Mereka menggunakan pengejut listrik untuk melakukan tindakannya.

Mereka menggunakan Undang-Undang Perlindungan Korban Penyiksaan 2004 untuk melontarkan dakwaan terhadap Samantar. Namun pada saat itu, Samantar menepis tuduhan-tuduhan yang ada dan menegaskan bahwa dirinya masih mendapat kekebalan hukum.

Pria yang menjabat sebagai Perdana Menteri Somalia pada 1987 silam itu tinggal di Virginia, Amerika Serikat (AS) sejak 1997. Kekebalan hukum Samantar pun ditolak oleh AS, karena setiap pemberian kekebalan hukum akan membuat Samantar menjadi bebas dari dakwaan. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Rabu (29/8/2012).

Hakim dari Distrik Virginia juga melaporkan bahwa Samantar berutang jutaan dolar kepada para korban. Saat ini, Samantar pun diprediksi akan bangkrut karena kekurangan dana. Namun Samantar tidak diwajibkan membayar kompensasi itu, setelah proses pengadilan itu diselesaikan.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ibu Kota Diprediksi Hujan