Enggak Usah Malu Jadi Mahasiswa Peternakan

Foto: dok. Okezone

Enggak Usah Malu Jadi Mahasiswa Peternakan
JAKARTA - Dominasi program studi tertentu seringkali mengalahkan pamor jurusan lainnya, sehingga beberapa program studi, seperti peternakan, pun sepi peminat. Padahal, ilmu yang satu tidaklah kalah penting dengan ilmu lainnya.

Ketika menghadiri Masa Pengenalan Fakultas Peternakan (MPFP) Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mahasiswa angkatan 48, belum lama ini, Menteri Pertanian Dr. Suswono, mengingatkan, seseorang harus bangga menjadi mahasiswa peternakan. Pasalnya, peternakan merupakan bidang kajian yang cukup krusial di tengah minimnya konsumsi protein bangsa Indonesia. 

"Sehingga, diharapkan mahasiswa dapat menjadi ahli yang mampu mengembangkan pertanian dan peternakan di Indonesia dan dapat berkarya di bidangnya," kata Suswono, seperti dikutip dari situs IPB, Sabtu (1/9/2012).

Mengamini Mentan, Rektor IPB Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto berujar, salah satu bukti pentingnya peternakan adalah setiap kali akan makan, protein hewani selalu diposisikan menjadi menu utama. Herry mencontohkan, di antara protein hewani adalah daging, telur, dan ayam.

"Mahasiswa-mahasiswa Peternakan harus mampu melakukan berbagai terobosan dalam pemenuhan kebutuhan protein bangsa," ujar Herry.

MPFP IPB Angkatan 48 diikuti para mahasiswa FP IPB yang telah lulus Tingkat Persiapan Bersama (TPB), yakni masa satu tahun pertama di IPB. Kegiatan yang digelar di Unit Pendidikan dan Penelitian Ternak Jonggol, ini akan menggembleng mahasiswa FP IPB untuk tangguh di lapangan.

"Di sini mahasiswa mempraktikkan cara mengoperasikan traktor untuk menanam tanaman pakan dan dapat mempelajari karakteristik hewan ternak," kata Wakil Dekan Fakultas Peternakan yang juga merupakan penanggung jawab MPFP,  Dr. Ir. Moh. Yamin.

Tidak heran, Unit Pendidikan dan Penelitian Ternak Jonggol ini berupa kawasan peternakan seluas 169 Ha. Ia dilengkapi dengan ladang pengembalaan yang dibuat mirip dengan habitat penggembalaan yang ada di Australia. Di kawasan ini hewan ternak dilepas bebas. (rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Singkirkan Kayu, Kakek Harso Ditahan