Prof. Basri: RI Jauh Tertinggal dari AS & Eropa

|

Image: Corbis

Prof. Basri: RI Jauh Tertinggal dari AS & Eropa
MAKASSAR - Prof. Basri Hasanuddin, sosok yang ramah dan terkenal di dunia pendidikan maupun politik, membawakan kuliah umum dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Pascasarajana (PPs) Universitas Hasanuddin tahun 2012, di Baruga Andi Pangerang Perttarani, baru-baru ini. Mantan Rektor Unhas itu menyampaikan materi "Membangun Human Capital menuju Knowledge Based Society".

"Indonesia sudah jauh tertinggal dengan negara-negara maju terutama di Amerika dan Eropa. Pengetahuan yang berbasis masyarakat merupakan cita-cita yang terus diusahakan  agar tercapai di sini. Namun, di luar sana hal tersebut sudah melekat dan menjadi kebiasaan mereka sehari-hari," ungkap Basri.

Lahir di Pambusuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada 6 November 1939, Prof. Basri Hasanuddin pernah menjabat sebagai rektor Universitas Hasanuddin dan Duta Besar RI untuk Republik Islam Iran. Dia merupakan salah satu inisiator terbentuknya provinsi Sulawesi Barat. Basri menempuh pendidikan terakhir di University of Phillipines, Filipina.

Saat menceritakan kisah hidupnya di Unhas, Basri mengaku belajar banyak dari para seniornya yang sangat dia hormati seperti Prof B.J. Habibie dan Jusuf Kalla. Kedua tokoh itu menjadi inspirasi dirinya hingga saat ini.

Penerimaan Mahasiswa baru (PMB) dirangkai kuliah umum merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan PPs Unhas demi memotivasi mahasiswa baru untuk selalu bersemangat menuntut ilmu.

Wakil Rektor I Unhas, Prof. Dr. Dadang Ahmad Suriamiharja, M.Eng. menerima secara resmi mahasiswa baru PPs Unhas tahun 2012.

Ketua panitia Penerimaan mahasiswa baru, Prof. Dr. Ir. Mursalim mengungkap, tahun ini PPs Unhas menerima mahasiswa baru sebanyak 1.689 orang dengan total pendaftar 2.265 orang. Mahasiswa yang mengikuti program S-3 sebanyak 214 orang dan program S-2 sebanyak 1.475 orang.

Peraturan kemahasiswaan PPs dibacakan oleh Ketua Bidang Akademik Kemahasiswaan, Prof Dr. Ir. Ambo Tuwo, DEA. dibantu Bidang Keuangan serta Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof. Dr. Syamsul Backhri, SH, MS. dan Prof. dr. Veny Hadju Ph.D. Selain pembacaan peraturan PPs, ada juga penyerahan daftar nama mahasiswa baru tahun akademik 2012-2013 dari Direktur Program Pascasarjana kepada para Dekan. (rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Janji Jokowi Mulai Ditagih