Polri Periksa Vendor Penyuplai Simulator SIM

|

Ilustrasi (Foto: okezone)

Polri Periksa Vendor Penyuplai Simulator SIM
JAKARTA - Penyidik Bareskrim Mabes Polri melakukan pemeriksaan vendor-vendor penyuplai proyek senilai Rp198 miliar.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) soal dugaan kasus korupsi Simulator SIM di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Kabareskrim, Komjen Pol. Sutarman, menerangkan pihaknya berusaha melengkapi berkas atau P21, agar segera dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini kita selesaikan karena kita masih memeriksa vendor-vendor yang menisuplai," ungkap Kabareskrim, Komjen Sutarman disela rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/9/2012).

Sutarman menjelaskan, peralatan simulator bukan hanya soal kerangkanya saja, tapi juga hal-hal yang berkaitan dengan elektroniknya, seperti sistem komputernya dan lain-lain.

"Ada 40 lebih vendor yang terkait simulator ini. Senin, Selasa, dan Rabu ini, kita jadwalkan untuk pemeriksaan vendor. Mudah-mudahan Jumat sudah bisa pemberkasan. Dan kita periksa kan lari-larinya barang," terangnya.

Sementara terkait hasil audit BPK untuk kerugian negara akibat pengadaan proyek simulator SIM yang diselewengkan, Sutarman belum mendapatkan hasil tersebut. "Belum. Kita sudah meminta tapi belum," sambungnya.

Namun, rencananya pada hari ini akan menghadirkan ahli dari ITB untuk digunakan BPK dalam rangka membantu perhitungan kerugian negara. Dalam penangan kasus ini, Sutarman mengklaim sudah memeriksa lebih dari 25 saksi dan sudah melakukan penyelidikan terhadap 23 saksi. Inilah mengapa, Polri terlihat cepat menetapkan tersangka.

"Hingga pada saatnya menyimpulkan adanya bukti dan keterangan bahwa terjadi penyimpangan. Kita menetapkan dan menindaklanjuti hasil penyelidikan," tutupnya. (crl)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Solusi Mencegah Terjadinya Kekerasan di Sekolah