Bus Terjun ke Danau Singkarak, Dua Orang Tewas

|

Bus Putra Simas masuk Danau Singkarak (Dok: Sindo TV/wahyu Sikumbang)

Bus Terjun ke Danau Singkarak, Dua Orang Tewas

TANAH DATAR - Bus Putra Simas, jurusan Bengkulu-Medan masuk ke Danau Singkarak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kecelakaan tunggal itu menewaskan dua orang dan melukai 14 lainnya, termasuk pengemudi bus.

Dua korban tewas berjenis kelamin perempuan, masing-masing Masnur boru Siagian (51), warga Toba Samosir dan Maria Manjung (57), warga Simalungun.

Petugas Satlantas Polres Tanah Datar, Briptu Andi Saputra, Rabu (5/9/2012), mengatakan, korban tewas dibawa ke Puskesmas Rambatan.

Kecelakaan sendiri terjadi di Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, siang tadi.

Salah seorang korban selamat, Binsar Hasibuan, menjelaskan, kecelakaan berawal saat bus bernomor polisi BD 7993 AP yang dikemudikan Toni itu hendak mendahului sepeda motor. Namun, di saat bersamaan ada minibus dari arah berlawanan. Sopir bus batal mendahului sepeda motor dan membanting kemudi ke kiri. Bus oleng dan masuk ke Danau Singkarak.

”Semua penumpang jatuh ke batu, minibus dari Padangpanjang mencuri jalan, sopir bus ini bingung dan banting steir ke kiri masuk ke danau,” terang Binsar.

Dia menambahkan, sepanjang perjalanan dari Solok hingga Singkarak, bus berjalan oleng.

”Sebelumnya bus ini juga sering rusak. Rusak tiga kali, pecah ban dua kali. Sejak dari Solok sopir ini melihat ke kanan saja,” sambungnya.

Kecelakaan tunggal ini ditangani petugas Satlantas Polres Tanah Datar. Korban luka berat dan ringan dilarikan ke RSUD Batusangkar dan RSUD Padangpanjang.

Berikut data korban luka:

1. Toni (32), sopir

2. Manihar (24)

3. Rosguno (29)

4. Binsar Hasibuan (41)

5. Mizwarai (37)

6. Peni Hasibuan (10)

7. Sofyan (45)

8. Pamutan (32), sopir cadangan

9. Rasmi Sihite (38)

10.Sumiati (24)

11.Hasirugan (27)

12.Merlin Sagata (40)

13.Janson Piter Mabata (37)

14.Reza (4)

(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Demokrat: Kebijakan Jokowi Langgar Prinsip Good Governance