Puteri Ketua KPID Jabar Diculik Baby Sitter

|

Anak KPID yang dibawa kabur pengasuhnya (Foto: Dok keluarga)

Puteri Ketua KPID Jabar Diculik Baby Sitter
BANDUNG- Putri Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Neneng Atiyatul Faizia, yakni Zahfa (2), dibawa pergi oleh pengasuhnya bernama Popon (25) alias Meta alias Eneng.

Sudah lebih dari 24 jam Popon membawa Zahfa pergi tanpa kabar jelas. Telefon genggam Popon berkali-kali dihubungi, namun tidak dijawab. Popon menghilang diduga mambawa Zahra.

Ayah Zahfa, Husni F Mubarok, menuturkan, anaknya dinyatakan hilang ketika Popon membawanya untuk membeli obat di warung yang tidak jauh dari rumah Zahfa, Komplek Pos dan Giro Blok I Nomor 97 Arcamanik, Bandung.

"Sejak Senin malam pukul 20.00 WIB hingga kini Zahfa belum pulang. Dia dibawa pengasuhnya, Popon, entah ke mana. Kata Popon mau ajak Zahfa ke warung beli obat," tutur Husni kepada wartawan di rumah orangtuanya, Gang Abah Emod NomorĀ  15, RT 06/03 Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Rabu (5/9/2012).

Zahfa merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Husni F Mubarok dan Neneng Atiyatul Faizia itu. Zahfa memiliki kakakn, yakni Zahra (12) dan Zahwa.

Zahfa memiliki ciri rambut lurus, gemuk, berkulit putih, dengan wajah bulat. Sementara Popon memiliki rambut lurus hitam, kulit putih, dengan wajah bulat.

Meski baru 10 hari kerja, Popon selama ini dinilai baik di keluarga Husni dan Neneng. "Baik-baik saja enggak ada masalah," tuturnya.

Selama kerja, Popon juga tidak membawa jauh-jauh Zahfa, paling di sekitar rumah saja. Dia berharap, Popon mau mengembalikan Zahfa.

"Pesan untuk Teh Meta atau Teh Popon atau Eneng, kami mohon sebagai ayah bundanya untuk segera mengembalikan Zahfa," ujarnya.

Dia menuturkan, pihaknya sangat merindukan Zahfa. Terlebih ibundanya Zahfa, saat ini tampak syok. "Saya harap Teh Popon mau mengaktifkan HP-nya nanti segala yang dibutuhkan dan diinginkan, akan kami berikan," pungkasnya. (kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Rini Soemarno Diragukan Bisa Laksanakan Agenda Trisakti