Pengunduran Diri Ketua DPD PDI Perjuangan Terjadi Dramatis

|

Rudy Harsa Tanaya berkemeja lengan panjang (foto: iman H/okezone)

Pengunduran Diri Ketua DPD PDI Perjuangan Terjadi Dramatis

BANDUNG  - Rudy Harsa Tanaya resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jawa Barat (Jabar). Pengunduran diri Rudy dilakukan langsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Jabar, Jalan Pelajarpejuang45, Bandung. Peristiwa dramatis ini dihadiri puluhan  kader dan pengurus PDI Perjuangan Jabar.

"Saya harus secara konsekuen bahwa saya sebagai kader partai, sebgai Ketua DPD partai yang sudah berlangsung 12 tahun. Di hari ini Senin 10 September 2012 menyatakan mundur sebagai Ketua DPD untuk Jabar, untuk kepentingan yang lebih besar yaitu jayanya PDIP di Jabar dan nasional," ungkap Rudy, Senin (10/9/2012).

Ruddy menjelaskan, selama seminggu terakhir ini intens dikabarkan tentang pergantian Ketua DPD PDI Perjuangan. Maka hari ini dirinya ingin menjelaskan secara terbuka.  "Tanda tanya dan polemik yang merugikan PDIP harus disudahi, ditutup," tukasnya.

Menurutnya, polemik itu justru merugikan partai. Maka untuk menghindari kerugian yang berkepanjangan, Rudy mengaku, lebih baik dirinya mundur. "Saya kira itulah yang menjadi dasar pertimbangan saya. Pada akhirnya kepentingan partai harus ditempatkan di atas segalanya dari kepentingan pribadi," paparnya.

Rudy yang mengenakan kemeja lengan panjang putih kotak-kotak hitam, lalu membacakan surat pengunduran dirinya. Surat itu diawali dengan kata "Merdeka" disusul dengan kalimat kutipan dari Proklamator RI, Soekarno, yang merupakan ayah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Dengungkan Jiwa Merdeka, Jiwa Yang Mampu Bekerja dan Berjuang," demikian Rudy mengutip Bung Karno.

"Kalimat tersebut kami petik sebagai pembuka surat pengunduran diri ini oleh karena makna dan semangatnya sungguh tepat menjadi latar belakang pengunduran diri saya selaku Ketua DPD PDIP Jabar, yang seharunya baru berakhir 2015 nanti," ungkapnya.

Usai membacakan surat pengunduran diri, Rudy pun mengumpulkan para kadernya di halaman Kantor PDIP Jabar. Puluhan kader dan simpatisan, sebagian mengenakan pakaian PDL, berbaris mendengar kata-kata tokoh yang dihormatinya itu.

Rudy berpesan supaya kader dan simpatisan partai harus tetap mengabdi dan menjunjung tinggi partai, dengan atau tanpa dirinya sebagai Ketua DPD.

Mendengar pesan itu, pekikan "merdeka" dan "hidup Pak Rudy" terus bergema. Beberapa kader bahkan tampak menangis dan memeluk Rudy. Rudy juga tampak dibopong sambil diteriaki Hidup Pak Rudy.

"Sebagai Ketua, beliau bisa melakukan apa saja. Tetapi beliau tidak melakukannya, beliau legowo," kata seorang kader, sambil menangis.

(ahm)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Umat Hindu Bali Rayakan Hari Suci Kuningan