Parpol Harus Jelaskan Soal Politik Uang

Ilustrasi gedung DPR

Parpol Harus Jelaskan Soal Politik Uang
JAKARTA - Politik uang atau money politic masih mewarnai proses pemilihan umum. Baik untuk memilih pemimpin daerah, presiden atau anggota legislatif. Ini terjadi lantaran kesadaran partai politik untuk memberikan penjelesan mengenai politik uang masih kurang.

"Jadi selama ini yang dikedepankan oleh parpol adalah sosialisasi kampanye jarang ada pendidikan politik terkait money politic. Masyarakat juga kalau bisa jangan ambil uangnya coblos yang lain, " kata Ketua Jaringan Pendidikan  Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Yoes Fitriadi saat berbincang dengan Okezone, Selasa (11/9/2012).

Menurut Yoes pemilih bisa saja terpengaruh dengan visi dan misi yang diberikan oleh suatu kandidat. Karena pemilih saat ini lebih cerdas dan kritis. Namun, pada kenyataanya, politik uang juga kerap dilakukan dengan berbagai cara.

"Money politic sulit dibuktikan misalnya saja pengobatan gratis, tapi tetap saja pada kerja bukti yang dinginkan oleh pemilih kepada politikus," katanya.

Lebih lanjut dia menambahkan, bagi menyuap dan disuap itu sama saja masuk bagian dalam kampanye hitam (black campaign). JPPR meminta penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) akomodatif memandang masalah krusial tersebut.

"Membangun kesepahaman stake holder dan membangun tatanan peradaban, selain itu meminta penegak hukum bertindak tegas untuk itu (money politic)," tutupnya. (trk)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Versi "Telanjang" Yamaha R25 Lahir Tahun Depan?