JAKARTA - Peraturan soal tembakau disinyalir merupakan bagian dari permainan pasar global yang justru berpotensi memberangus industri rokok nasional.
Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengatakan, terlalu banyak kepentingan yang masuk dalam regulasi soal tembakau, termasuk soal perdagangan atau kepentingan perdagangan global.
“Sebetulnya bila ditelisik lebih lanjut. Peraturan-peraturan yang membatasi tembakau seperti RPP dan FCTC tidak murni isu kesehatan, tetapi didalamnya banyak kepentingan dagang kapitalisme global,” kata Rieke dalam diskusi bertajuk 'Kretek versus Kapitalisme Global' di Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Menurutnya, peraturan anti tembakau yang diatur kapitalis global ini sudah menyangkut rasa nasionalisme bangsa, sehingga perlu diajukan perlawanan. “Sudah saatnya kita melakukan perlawanan. Jangan sampai kita terjajah lagi. Begitu juga dalam soal isu tembakau,” tegas politikus PDIP ini.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR, Poempida Hidayatullah mengatakan, isu tembakau ini adalah konspirasi global yang ingin menguasai bisnis tembakau secara dunia. Karena industri tembakau sangat menarik dan mendatangkan keuntungan besar.
“Ini adalah skenario dari bisnis global yang diatur oleh Bloomberg dalam rangka menguasai pasar dunia,” ujar Poempida.
Saat ini kata dia, industri rokok menyerap tenaga kerja yang sangat besar. Kontribusi untuk APBN pun sangat besar, sampai puluhan triliun. Terbesar ketiga setelah pendapatan dari pertambangan.
“Ada 30 juta orang yang bergantung pada industri rokok. Mulai dari pengusha besar, menengah dan kecil, petani, pengecer bahkan konsumen. Kalau industri ini dimatikan, entah apa dampaknya,” tegasnya.
Hal senada dikatakan peneliti institute for Global Justice, Salamuddin Daeng. Menurutnya, FCTC dan RPP tembakau tidak lain adalah pengaturan tata niaga dan perdagangan tembakau, bukan semata isu kesehatan.
“Pemerintah Amerika dan negara-negara Eropa sendiri sangat melindungi pertanian tembakau, mereka memberikan subsidi dalam banyak aspek dalam hal tembakau. Tetapi disini sepertinya ingin dihancurkan. Itu patut dipertanyakan,” sesalnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.