Tanggap Bencana, ITS Hidupkan Lagi Mahagana

|

Foto: dok. ITS

Tanggap Bencana, ITS Hidupkan Lagi Mahagana

JAKARTA - Setelah dua kali vakum, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) "menghidupkan" kembali Mahasiswa Tanggap Bencana (Mahagana) ITS. Keputusan ini diambil BEM ITS mengingat kedatangan bencana alam tidak dapat diprediksi.

Mahagana ITS sedianya adalah sebuah lembaga kemanusiaan di ITS yang mengkhususkan pergerakan pada penanganan bencana alam. Karena tidak selalu aktif dan program kerja yang tidak jelas, Mahagana pun dianggap sebagai lembaga kemanusiaan musiman.

"Mahagana ITS hanya mencuat ke permukaan publik ketika terjadi bencana alam di Indonesia, dan hilang saat suasana alam mulai bersahabat," kata Menteri Sosial dan Masyarakat BEM ITS Achmad Farid Wadjiji, seperti dilansir ITS Online, Sabtu (15/9/2012).    

Fahri berkata, kali ini, BEM ITS menaungi langsung Mahagana, khususnya pada Kementerian Sosial dan Masyarakat.  Keputusan ini dimaksudkan untuk membuat kinerja Mahagana lebih leluasa, sebelum akhirnya dilepas sebagai badan semi otonom.

Penanggung Jawab Mahagana ITS Yunus Zarkati Kurdiawan mengimbuh, terlepas ada atau tidaknya bencana alam, Mahagana ITS versi baru memiliki kewajiban membuat program kerja yang jelas. Yunus berkata, pihaknya akan menggandeng LSM di Surabaya dan aktif menangani lingkungan selama tidak ada bencana.

Guna meningkatkan kemampuan penanganan bencana, Mahagana ITS juga akan menggelar pelatihan untuk seluruh anggotanya. Dengan begitu, tiap-tiap anggota Mahagana ITS akan memiliki izin untuk menangani langsung bencana alam.

''Tanpa sertifikat, kami tidak dapat turun langsung ke lokasi terjadinya bencana,'' imbuhnya.

(rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Baru Sebulan Kerja, Anggota DPR Minta Gedung Baru