Panwaslu Belum Terima Laporan Pencatutan Nama Hercules

|

Foto: (dok okezone)

Panwaslu Belum Terima Laporan Pencatutan Nama Hercules

JAKARTA- Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, menyatakan belum menerima laporan perihal pencantuman nama dan foto Hercules di spanduk salah satu calon gubernur DKI Jakarta yang berbunyi "Mau Jakarta Aman!!!, Pilih Jokowi Ahok".

 

"Kita harus dapat laporan dari Hercules dulu, kita enggak tahu. Kalau laporan 5W 1H harus dijelaskan juga" ujarnya saat berbincang kepada Okezone, Sabtu (15/9/2012)

 

Ramdansyah menambahkan jika Hercules melapor, pihaknya pasti akan menindaklanjuti laporan tersebut.

 

"Kita akan terima dan kita akan register kalau Hercules melapor, sebenarnya dia mau apa. Pencemaran nama baik kah, menghasut atau apa" tuturnya

 

Lebih jauh Ramdansyah menjelaskan kalau ada dugaan pelanggaran secara administrasi maka hal ini akan diteruskan ke KPU, KPU yang akan memberikan sanksinya.

 

Namun jika hal itu terkait pelanggaran secara pidana maka akan dikaji dan diteruskan oleh pihak kepolisian.

 

Sebelumnya Jumat 14 September lalu, ratusan massa dari Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya terkait adanya spanduk yang bertuliskan "Mau Jakarta Aman!!! Pilih Jokowi-Ahok",

 

Ketua Umum GRIB Hercules nampak ikut serta ke Polda Metro. Hercules menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memasang spanduk dukungan kepada pasangan Jokowi-Ahok. Dalam spanduk tersebut mengatasnamakan dirinya guna kepentingan kampanye.

 

"Kami perlu klarifikasi, jadi jangan salah persepsi. Kita bermain politik, tapi masalah memilih pemimpin yang baik untuk jadikan Jakarta baru itu tergantung kepada rakyat, rakyat yang memilih untuk pemimpin Jakarta Baru" ujarnya di Polda Metro Jaya, Jumat 14 September lalu.

 

Menurutnya, pemasangan spanduk tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang bermain politik dengan cara kotor. Dia khawatir dengan adanya spanduk tersebut, pandangan masyarakat akan negatif kepadanya.

 

"Spanduk untuk pilgub putaran ke dua itu ada yang bermain politik kotor. Nanti orang akan menyuduti Hercules dengan adanya spanduk itu," pungkasnya.

(ydh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    Baca Juga

    Biang Kisruh di DPR Harus Diselesaikan