Tak Mampu Bayar Pengobatan, Jenazah Pasien Miskin Ditahan

Ilustrasi (Okezone)

Tak Mampu Bayar Pengobatan, Jenazah Pasien Miskin Ditahan
JEMBER - Rumah Sakit di Jember, Jawa Timur telah menahan jenazah seorang pasien miskin yang sudah meninggal. Hal tersebut lantaran keluarga tidak mampu melunasi biaya pengobatan selama dirawat di Rumah Sakit tersebut.   Yunah, warga Kelurahan Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur  meninggal dunia pada pukul 06.00 wib, Sabtu, akibat sakit Hernia. Yunah sempat dirawat selama enam hari di Rumah Sakit di daerah Subandi.

Pihak keluarga tidak bisa membawa jenazah pulang ke rumahnya karena belum melunasi biaya perawatan yang senilai Rp21 juta. Pihak keluarga baru mampu membayar Rp5 juta. Meskipun keluarga Yunah tergolong keluarga miskin, namun Yunah tidak masuk dalam peserta Jamkesmas ataupun Jamkesda, sehingga ia masuk sebagai pasien umum.

“Pihak rumah sakit meminta jaminan sertifikat tanah atau surat penting sebagai jaminan pihak keluarga akan melunasi sisa biaya yang belum dibayar,” ucap keluarga korban, Sukardi, Sabtu (15/9/2012). 

Suami Yunah sendiri, Hasan, hanyalah seorang buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu berapa hasil yang didapatkan perharinya.
 
Namun, saat dikonfirmasi ke pihak Rumah Sakit mereka mengatakan bahwa pihak Rumah Sakit tidak menahan melainkan hanya ada kesalah pahaman.  “Tidak menahan jenasah Yunah, namun hanyalah kesalahpahaman,” ujar wakil direktur RSD Subandi, Dwikoryanto.  

Jenazah Yunah baru di ijinkan dibawa pulang setelah tujuh jam kemudian. Namun, pihak keluarga diminta melunasi seluruh biaya perawatan pada hari Senin lusa. (awl)
(ydh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pilot & Kopilot Pesawat Beechcraft Masih Ditahan