Kasus Century Rawan Kriminalisasi

|

Kasus Century Rawan Kriminalisasi

JAKARTA - Anggota tim pengawas (timwas) Bank Century dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Yani menjelaskan bahwa sulitnya penanganan kasus Century kemungkinan besar disebabkan karena adanya upaya untuk melakukan kriminalisasi dalam kasus tersebut.

"Potensi kriminalisasi bisa dan berponesi terjadi pada orang yang keras dan tegas. Bisa saja menimpa saya. Bisa saja saya dicari-cari juga kesalahanya. Bisa disalahkan di skenariokan dibuat-buat fakta hukum. Cara intelejen seperti itu bisa saja," jelasnya kepada wartawan di DPR, Jakarta.

Pernyataan Yani tersebut diungkapkan berdasarkan pada pengalaman yang pernah terjadi, yakni upaya kriminalisasi terhadap mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, Mantan Kabareskrim Susno Duadji, serta politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Misbakhun.

Sebab menurut Yani, ada pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan kasus yang merugikan keuangan negara sebesar 6,7 triliun tersebut terkuak.

"Bukan hanya Antasari, Misbakhun, Susno Duadji mengalami hal yang sama juga pada proses berikutnya. Karena betul-betul saya kira banyak orang yang khawatir dengan kasus Century ini termasuk didalam KPK sendiri banyak yang kwatir kalau kasus ini maju," ungkapnya.

"Karena pimpinan KPK jilid II. Bisa dimintai pertanggung jawaban, karena mereka bisa dikategorikan sebagai abstraksi justice atau menghalang-halangi penyidikan karena ini molor," sambungnya.

Namun Yani enggan untuk menjelaskan lebih jauh saat dimintai keterangan siapa pihak yang tidak menginginkan kasus tersebut terkuak.

"Orang yang tidak mau terungkap kasus ini secara terang benerang. Orang yang tidak mau kasus ini terbuka dan memiliki akses kekuasaan tentunya. Ini harus segara dihentikan," tutup Yani.

(ahm)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Dua Bocah Ditemukan Terkubur Dalam Salju