Ricuh Terkait Mutasi, Wakapolda Dikepung Ratusan Polisi

PAREPARE - Wakapolda Sulselbar, Brigjen Pol Syahrul Mamma, turun tangan untuk menjelaskan alasan mutasi yang dilakukan terhadap sedikitnya 150 polisi yang bertugas di Polres Parepare, Sulawesi Selatan.

Namun kedatangan Syahrul di Mapolres Parepare pada Rabu malam kemarin, sempat menimbulkan ketegangan.

Kericuhan dipicu saat wakapolda yang dikawal belasan anggota Brimob bersenjata lengkap dikepung oleh oleh polisi yang dimutasi beserta keluarga mereka.

Kericuhan makin menjadi ketika salah seorang ibu Bhayangkari yang turut serta dalam aksi protes tersebut mengaku diperlakukan kasar oleh salah seorang anggota Brimob yang mengawal wakapolda. Beruntung, kericuhan itu tidak berlangsung lama. Soerang perwira polisi berupaya menenangkan massa.

Setelah suasana tenang, wakapolda kembali menemui ratusan polisi yang dimutasi tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung di halaman Mapolres Parepare itu, sejumlah anggota polisi menyampaiakan kekecewaan mereka.

Sementara, Wakapolda Sulselbar menjelaskan mutasi dalam tubuh Polri merupakan hal biasa. Dia menilai ada hal-hal yang tidak dipahami oleh ratusan anggota polisi tersebut. Jawaban wakapolda tidak sepenuhnya diterima para polisi.

Rencananya, Kamis (20/9/2012) ini wakapolda akan kembali ratusan polisi yang terkena mutasi tersebut.

Aksi unjuk rasa para polisi tersebut sudah berlangsung sejak Rabu kemarin. Polisi berunjuk rasa di mapolres memprotes kebijakan pimpinan terkait mutasi. Mereka kecewa mutasi besar-besaran tersebut tidak disertai alasan jelas. Dalam unjuk rasa kemarin sempat terjadi ketegangan. Seorang polisi mengacungkan badik karena kecewa dengan pimpinan polres.
(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemadaman Listrik Sebabkan Tiga Rumah Terbakar