Polisi Rilis Wajah Pelaku Peledakan ATM Bank Mandiri

|

Polisi rilis pelaku peledakan ATM Bank Mandiri (Foto: Andi A/okezone)

Polisi Rilis Wajah Pelaku Peledakan ATM Bank Mandiri

MAKASSAR- Polrestabes Makassar melansir reka digital pelaku yang diduga meledakkan ATM Bank Mandiri di Jalan Kakatua, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 19 September lalu.

"Reka digital ini dilakukan Polda Sulselbar dengan alat khusus berasal dari Australia.  Mereka berdua diduga warga Jalan Rajawali, Makassar," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Himawan Sugeha, di ruangan kerjanya, Makassar, Kamis (20/9/2012).

Himawan memaparkan, pihaknya telah menggerebek kediaman mereka, Rabu kemarin, namun mereka sudah tidak ada di tempat.

"Diperkirakan keduanya berusia kurang dari 30 tahun. Mereka tinggal tidak jauh dari TKP. Beberapa saksi yang diperiksa mengaku, pernah melihat keduanya beberapa saat sebelum dan sesudah kejadian. Polisi terus melakukan pendalaman," tuturnya.

Mereka diduga berprofesi sebagai nelayan. Himawan menjelaskan, sudah ada enam orang saksi yang diperiksa terkait kejadian ini. Hasil labfor Polda Sulselbar menunjukkan komposisi bahan peledak berupa amonium nitrat, bensin, dan agel. Agel sengaja dimasukkan karena dapat mempercepat daya ledak bahan-bahan itu.

"Ini kriminal murni, pelakunya amatir. Mereka bertujuan membobol ATM, tapi tidak berhasil. Bahan-bahannya sangat gampang ditemukan di toko alat pertanian, karena amonium nitrat adalah bahan baku pupuk," tuturnya.

Foto reka digital itu berdasarkan rekaman CCTV ATM Bank Mandiri, Jalan Kakatua Makassar. Orang pertama adalah yang melakukan penarikan uang. Orang ini beranbut pendek dengan tampilan wajah cukup jelas di CCTV. Sedangkan orang kedua masuk ke ruang ATM beberapa saat setelah orang pertama.

Dia mengenakan tas pinggang berwarna gelap. Dalam rekaman berdurasi kurang dari dua menit itu, lelaki tersebut tampak meletakkan sebuah botol di lantai lalu bergegas keluar. Tak lama berselang, terjadilah ledakan.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Berburu Roti di Negeri Pulau untuk Jamuan Natal