Pembangunan Jalan Arteri Bandara Kuala Namu Terancam Batal

|

Ilustrasi jalan raya

Pembangunan Jalan Arteri Bandara Kuala Namu Terancam Batal

MEDAN- Alotnya penyelesaian pembebasan lahan, membuat pembangunan jalan arteri non-tol dari dan menuju Bandara Kuala Namu terancam batal.

Pasalnya dana sebesar Rp243 miliar yang dijanjikan pemerintah pusat lewat APBN 2013, terancam batal dimasukkan ke dalam anggaran jika penyelesaian pembebasan lahan belum juga selesai hingga akhir September ini.

Pemprov Sumut optimis pembebasan lahan dapat diselesaikan sebelum batas akhir yang diberikan pemerintah.

Plt Gubsu Gatot Pudjonugroho kepada Okezone, Kamis (20/9/2012), mengatakan, jika semua stakeholder terkait penyelesaian pembebasan lahan tersebut sudah berkomitmen untuk menyelesaikan prosesnya sesegera mungkin, sehingga tak mengganggu rencana peresmian bandara baru tersebut pada Maret 2013 mendatang.

“Kita sudah menyosialisasikan ini secara menyeluruh. Negosiasi dalam bentuk musyarawah dengan warga terus dilakukan secara maraton. Pemerintah kabupaten yang dilalui jalan arteri itu nantinya juga sudah berkomitmen untuk membantu. Kita berharap masyarakat dapat memahami posisi kita,” tutur Gatot.

Gatot menegaskan, jika dalam beberapa hari ke depan kesepakatan terkait pembebasan lahan belum juga rampung, pihaknya akan melakukan eksekusi paksa. Dia menilai keberadaan jalan arteri non-tol ini merupakan kepentingan strategis daerah yang tak boleh dihalangi.

“Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut terakhir memutuskan penyelesaian proyek Bandara Kuala Namu tak lagi boleh tertunda. Ini untuk kepentingan lebih besar, kalau masyarakat tetap tidak kooperatif kita akan lakukan upaya hukum,” tegasnya.

Jalan arteri non-tol dari dan menuju Kuala Namu sendiri rencananya akan dibangun sepanjang 14,5 kilometer (km), dengan luas wilayah terdampak pembebasan tanah seluas 34 hektare.

Saat ini sudah sekira 30 hektare tanah yang berhasil dibebaskan. Dana sebesar Rp243 miliar yang rencananya akan dianggarkan pada APBN 2013 tersebut, di antaranya Rp123 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 13,5 km dan Rp120 miliar untuk pembangunan 4 lajur jalan layang sepanjang 1 km.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    KMP Sapu Bersih AKD dan Badan DPR