Buku Skandal Seks Bill Clinton Segera Dipublikasi

|

Foto : Monica Lewinsky & Bill Clinton (africanlimelight)

Buku Skandal Seks Bill Clinton Segera Dipublikasi

WASHINGTON - Perempuan yang sempat terjerat skandal seks dengan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton, Monica Lewinsky, siap mempublikasikan surat cintanya dengan sang mantan presiden. Dalam surat itu, Lewinsky mengutarakan keinginan-keinginan Clinton dalam seks.

Lewinsky yang dulu sempat menjalani program magang di Gedung Putih, berniat untuk membalas dendam ke Clinton. Lewinsky juga berniat untuk menulis buku yang bercerita tentang kisah percintaannya dengan Clinton.

Menurut rekan Lewinsky, sejumlah penerbit mulai berebut untuk mendapatkan tender penerbitan. Meski demikian, Lewinsky belum mengadakan kesepakatan dengan para penerbit itu.

Buku karangan Lewinsky juga berpotensi merusak rumah tangga Clinton. Bila memang Hillary Clinton hendak maju ke Pilpres AS 2016, upaya itu dipastikan gagal.

"Buku Lewinsky hanya bersifat balas dendam, buku itu bisa membunuh Clinton," ujar salah seorang rekan Lewinsky, seperti dikutip National Enquirer, Kamis (20/9/2012).

"Monica mencoba untuk bangkit, namun mimpi buruknya tentang skandal seks dengan Bill masih menghantuinya. Di usianya yang hampir 40 tahun, dia tidak memiliki seorang pendamping dan reputasinya pun hancur," imbuhnya.

Buku itu juga berisi tentang surat cinta yang ditulisnya kepada pria berambut putih itu. Rekan Lewinsky itu juga mengatakan bahwa Lewinsky yang sangat mencintai Clinton yakin, dirinya lebih bisa membahagiakan sang presiden dibanding Hillary Clinton.

"Untuk beberapa tahun, Monica mencoba untuk melindungi Bill, namun saat ini, dia justru mengalami mimpi buruk. Monica bisa mendeskripsikan bagaimana Bill menginginkan hubungan seks bertiga dan menggunakan alat bantu seks,"  tambahnya.

Pada 1998, Lewinsky mengutarakan hal itu ke pengadilan, namun Clinton masih memiliki kekebalan hukum. Bill Clinton pun merisil otobiografinya pada 2001 yang membuat Monica Lewinsky merasa dikhianati.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tak Dilibatkan Bahas UU MD3, DPD Ngambek