Puncak Pemilukada Masih Didominasi Pelanggaran

|

Foke vs Jokowi (Foto: Dok Okezone)

Puncak Pemilukada Masih Didominasi Pelanggaran

JAKARTA - Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz, mengungkapkan banyaknya pelanggaran pada puncak Pemilukada DKI Jakarta putaran dua, kemari. Salah satunya mengenai kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Masih banyak warga Jakarta yang tidak bisa menggunakan hak pilih karena tidak terdaftar di DPT. Dan DPT yang tidak dipasang di lokasi TPS . Adalagi pemilih yang tidak terdaftar di DPT tetapi boleh milih. Serta pemasangan DPT yang tidak seragam," ujarnya kepada wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryo Pranoto, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2012).

Menurutnya, beberapa pelanggaran juga ditemukan di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 059, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan TPS 57, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Pembagian surat undangan masih dibagikan di hari H.

"Seharusnya surat undangan dibagikan seminggu sebelum hari H, tapi ini dibagikan di hari H," tuturnya. Selain itu, warga tidak mendapat surat undangan dan surat undangan kosong.

"Tidak dapat surat undangan di lokasi TPS 08 Sumur Batu, Kemayoran dan lokasi TPS 14 Tebet Timur, Jakarta Selatan, kalau surat undangan kosong ditemukan di TPS 22 Sukabumi Utara, Jakarta Pusat," pungkasnya.

(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    Baca Juga

    90 Ribu Surat Tilang Beredar Selama Operasi Zebra