Musang Berbulu Domba

|

Foto : dok.pribadi

Musang Berbulu Domba

AMERIKA yang kita kenal sebagai Negara Adidaya mencoba menyakiti umat Islam di dunia dengan cara melecehkan Nabi Muhammad SAW yang telah diakui kearifannya oleh musuh-musuhnya kala itu.  

Secara otomatis seluruh umat Islam di dunia melakukan protes besar-besaran mengecap film bertajuk “Innocent of Muslims" yang disutradarai oleh Nakoula Basseley Nakoula, pria berumur 55 tahun keturunan Mesir penganut Kristen Koptik.

 

Entah apa motif pembuatan film tersebut, akan tetapi secara esensial film tersebut telah menyakiti umat Islam yang ada di belahan dunia. Memang Amerika Serikat (AS) telah menyampaikan rasa kecewa dan menyesali terhadap pembuatan film tersebut, akan tetapi perbuatan melecehkan Islam tidak hanya terjadi hari ini saja.

 

Tentu umat Muslim masih ingat pembuatan karikatur Nabi Muhammad di Denmark oleh Kurt Westergaard, isu pembakaran al-quran di Amerika oleh pendeta Danny Allen dan Pendeta Bob Old, saat ini adalah pembuatan film "Innocent of Muslims" dan penerbitan karikatur Rasulullah di perancis.

 

Ini semua terlihat ada upaya (Amerika dan Eropa) ingin menghancurkan Islam dan popularitas Rasulullah sebagai suri tauladan bagi seluruh manusia. Nabi Muhammad dan Alquran telah dijaga oleh Allah SWT jadi siapapun yang mencoba memusnahkan Alquran dan memfitnah Rasulullah mustahil bisa dan tidak akan bisa karena Allah yang menjaga atau melindungi.

 

Sebagai umat Islam tentu kita tidak akan diam melihat perilaku orang-orang yang benci dengan agama kita. Berunjuk rasa, mengecam hingga memboikot produk-produk mereka, harus kita lakukan agar ada efek jera kalau tidak mereka (Amerika dan Eropa) akan selalu semena-mena memperlakukan umat Islam yang dianggap seperti macan ompong.

 

Amerika dan Eropa terkesan senang dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang menyulut kemarahan umat Islam yang ada di dunia. Setelah menyakiti mereka akan segera meminta maaf atau klarifikasi melalui media-media.

 

Ada peribahas mengatakan “bagai musang berbulu domba”, yang artinya di depan kita bersikap baik, lembut, dan bersahabat, namun di balik itu jika kita lengah atau lemah kita akan dimakan, dicaplok sampai habis. Itulah mereka yang menganggap Islam itu baik akan tetapi dibelakang mereka mencoba merusak ajaran rosululah dan rosulnya.

 

Ada baiknya umat Islam saat ini sadar, umat Islam saat ini sedang di olok-olok oleh mereka yang membenci ajaran-ajaran Islam. Ucapan kang Said Aqil Siroj (Ketua PBNU) di TVOne seharusnya membuka mata kita sebagai umat Muslim, bangsa Eropa sampai hari ini masih ingat (dendam) dengan peristiwa runtuhnya Kerajaan Romawi dan yang menaklukan adalah umat Islam pada masa itu. Oleh karenanya umat Islam hari ini harus lebih pintar dibandingkan mereka yang membenci Islam.

 

Ahmad Halim

Mantan Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Universitas Ibnu Chaldun Jakarta

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Rizal Ramli Dicecar soal Penerbitan SKL BLBI